Warga Cukangjayaguna Tasikmalaya Berjuang Melawan Kerusakan Jalan Selama 15 Tahun

Warga Desa Cukangjayaguna, yang terletak di Kecamatan Sodonghilir, Kabupaten Tasikmalaya, telah menghadapi tantangan serius dalam mobilitas sehari-hari mereka akibat kerusakan jalan yang parah. Dalam kurun waktu hampir 15 tahun, jalan yang menghubungkan desa ini dengan daerah sekitarnya tidak pernah mendapatkan perbaikan yang memadai. Kondisi jalan yang semakin memburuk ini jelas berdampak pada kehidupan sehari-hari dan perekonomian masyarakat setempat.
Kondisi Jalan yang Memprihatinkan
Jalan yang dimaksud menghubungkan Desa Cukangjayaguna dengan Desa Sukabakti, Pamijahan, serta Desa Cukangkawung dan Purwaraharja di Bojonggambir. Saat ini, jalan tersebut sepanjang kurang lebih tiga kilometer mengalami kerusakan yang cukup parah. Permukaan aspal yang seharusnya memberikan kenyamanan saat berkendara kini banyak yang terkelupas, meninggalkan batu koral yang berserakan di sepanjang jalur tersebut. Ketika hujan turun, jalan ini menjadi sangat licin dan berlumpur, menciptakan risiko besar bagi pengendara, baik sepeda motor maupun mobil.
Pengalaman Pengendara Sehari-hari
Yayan, seorang pengendara yang melintasi jalan tersebut, mengungkapkan keluhannya pada Rabu, 8 April 2026. Ia menyatakan bahwa kondisi jalan yang rusak telah berlangsung selama bertahun-tahun dan semakin menyulitkan para pengguna jalan.
“Jalan ini sudah rusak parah selama bertahun-tahun. Sangat sulit untuk dilalui, terutama saat hujan. Licin sekali, dan panjang jalan yang rusak ini kurang lebih 3 kilometer,” jelas Yayan.
Pentingnya Jalan Bagi Masyarakat
Jalan yang mengalami kerusakan ini bukan sekadar akses biasa; ia merupakan sarana vital untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Setiap harinya, warga mengandalkan jalan ini untuk pergi bekerja, mengantar anak-anak ke sekolah, mengangkut hasil pertanian ke pasar, serta mengakses layanan kesehatan. Sayangnya, kondisi jalan yang tidak memadai membuat semua aktivitas tersebut menjadi lebih berat dan berisiko, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
Harapan Warga untuk Perbaikan
Yayan juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jalan yang rusak ini. “Banyak yang sering jatuh ketika melewati jalan ini. Kami berharap pemerintah dapat segera turun tangan. Gubernur Jawa Barat perlu mengetahui kondisi jalan di pelosok desa ini,” ungkapnya penuh harap.
Resiko Kecelakaan di Jalan Rusak
Keluhan yang sama juga disampaikan oleh Dedi, seorang warga berusia 41 tahun. Ia merasa harus lebih berhati-hati setiap kali melewati jalan tersebut, mengingat banyaknya batu koral yang terlepas dari permukaan aspal. Batu-batu kecil ini sangat membahayakan, karena dapat menyebabkan ban kendaraan kehilangan traksi.
“Jika tidak berhati-hati, ban motor bisa slip dan bisa jatuh. Ini sangat berisiko,” terang Dedi.
Masalah Genangan Air
Lebih lanjut, Dedi menambahkan bahwa saat musim hujan, genangan air di lubang-lubang jalan semakin memperburuk situasi. Pengendara sering kali tidak dapat melihat kedalaman lubang-lubang tersebut karena tertutup air, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Saya sudah beberapa kali melihat pengendara motor terjatuh akibat ban masuk ke dalam lubang atau tergelincir di permukaan yang licin,” tambahnya.
Pentingnya Tindakan Segera
Saat ini, warga Desa Cukangjayaguna sangat berharap agar perhatian pemerintah segera tertuju pada permasalahan ini. Kerusakan jalan yang berkepanjangan tidak hanya mengganggu aktivitas harian, tetapi juga berpotensi menghambat perkembangan ekonomi daerah. Dengan adanya akses jalan yang memadai, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Untuk itu, masyarakat meminta agar pemerintah melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur secara menyeluruh. Dengan langkah ini, diharapkan kualitas hidup warga dapat meningkat, dan mereka tidak lagi dihantui oleh kerusakan jalan yang telah berlangsung terlalu lama.
Kesadaran Masyarakat dan Upaya Bersama
Selain mengandalkan bantuan pemerintah, masyarakat juga perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga infrastruktur jalan. Upaya bersama dapat dilakukan dengan melibatkan komunitas dalam kegiatan pemeliharaan jalan secara swadaya. Ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan aman bagi semua warga.
Kesimpulan
Kerusakan jalan di Cukangjayaguna telah menjadi masalah yang berkepanjangan, dan kini saatnya untuk mengambil tindakan. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, harapan untuk mendapatkan jalan yang layak dan aman bisa menjadi kenyataan. Mari bersama-sama berjuang untuk perbaikan jalan dan kesejahteraan seluruh masyarakat.
➡️ Baca Juga: Tablet 5G Spek Kencang dengan Harga Terjangkau Mulai Rp3 Jutaan di 2026
➡️ Baca Juga: Faktor Kunci yang Perlu Diperhatikan Pelatih dalam Menentukan Formasi Dasar Tim Sepak Bola



