VIDA Ingatkan Lonjakan Scam Saat THR Cair, Waspada Penipuan Digital Jelang Lebaran

<div>
Jakarta: Menjelang Idul Fitri, masyarakat diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital. VIDA menilai periode pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) justru menjadi salah satu waktu paling rawan bagi meningkatnya serangan scam di ruang siber. <br/> <br/>
Momentum tersebut dianggap menarik bagi pelaku kejahatan karena banyak masyarakat menerima dana tambahan dan lebih aktif melakukan transaksi digital. Kondisi ini membuat penipu memanfaatkan situasi untuk melancarkan berbagai modus penipuan.<br/> <br/>
VIDA bahkan menyebut fenomena ini dengan istilah THR Season is Scam Season, menggambarkan bagaimana pencairan THR kerap beriringan dengan meningkatnya aktivitas penipuan digital. Menurut VIDA, kejahatan siber saat ini tidak lagi terjadi secara acak atau sekadar memanfaatkan celah teknis.<br/><br/>
Praktik tersebut telah berkembang menjadi industri penipuan yang terorganisasi dan memanfaatkan momentum finansial masyarakat. Temuan tersebut diungkap dalam laporan terbaru bertajuk VIDA 2026 Southeast Asia Digital Identity Fraud Outlook.<br/> <br/>
Laporan itu menyoroti bahwa serangan penipuan digital sering terkonsentrasi pada momen ketika likuiditas finansial masyarakat meningkat dan tingkat kepercayaan pengguna sedang tinggi. penyedia identitas digital ini menyebut siklus pencairan THR menjadi contoh nyata penipuan digital meningkat secara signifikan dalam periode tertentu, disebut sebagai THR Super-Spike.<br/> <br/>
“Banyak penipu mengambil kesempatan memanipulasi masyarakat dengan modus phishing, social engineering, pengiriman APK, sampai yang canggih menggunakan manipulasi AI seperti Deepfake,” ujar Chief Operating Officer VIDA, Victor Indajang.<br/> <br/>
Berdasarkan analisis data VIDA, aktivitas penipuan tidak terjadi dalam satu lonjakan saja. Serangan biasanya muncul dalam beberapa gelombang yang mengikuti momen penting pencairan dana masyarakat. Tahap pertama biasanya muncul sekitar dua pekan sebelum Lebaran ketika THR aparatur sipil negara mulai dicairkan.<br/> <br/>
Setelah itu, lonjakan berikutnya terjadi pada saat dana resmi ditransfer dan masyarakat menunggu notifikasi dari bank. Puncak lainnya kerap muncul menjelang akhir bulan ketika THR sektor swasta beririsan dengan periode gajian reguler. <br/> <br/>
Polanya menunjukkan bahwa penipu secara aktif memantau siklus ekonomi masyarakat dan memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan peluang keberhasilan penipuan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati terhadap pesan mencurigakan, tautan tidak dikenal, maupun aplikasi yang meminta instalasi dari sumber tidak resmi.<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di
<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&oc=3&hl=id&gl=ID\”>
<div>
<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>
</div>
<div>
Google News
</div>
</a></strong><div>(MMI)</div> </div>
➡️ Baca Juga: Prabowo Subianto, Presiden Hadir dalam Peringatan Nuzulul Qur’an di Istana Negara
➡️ Baca Juga: Strategi Reborn KRAS: Penguatan Fondasi Organisasi Krakatau Steel yang Baru




