slot depo 10k slot depo 10k
Ekonomi

Jhonlin Baratama Tingkatkan Kualitas SDM Tambang melalui Sertifikasi POP untuk 25 Karyawan

Dalam dunia pertambangan yang terus berkembang, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi unsur krusial yang tidak dapat diabaikan. PT Jhonlin Baratama, sebagai salah satu perusahaan terkemuka di sektor ini, berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi karyawan melalui program sertifikasi yang terintegrasi. Di antara berbagai upaya yang dilakukan, penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) untuk Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP) bagi 25 karyawan merupakan langkah strategis yang patut dicontoh. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2026 di Ruang Gaharu, Lantai 2 Jhonlin Office Building (JOB) dan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mencetak pengawas operasional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga profesional dan mematuhi standar keselamatan kerja yang berlaku di industri pertambangan.

Ragam Peserta dan Tujuan Pelatihan

Program Diklat ini diikuti oleh 25 peserta dari beragam posisi, termasuk Safety Officer, Surveyor, Foreman, Supervisor, PIT Engineer, Quality Control, Officer Trainer, dan Officer Environment. Keberagaman latar belakang ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi pengawas operasional di PT Jhonlin Baratama. Setiap peserta mendapatkan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri, yang disampaikan oleh PT Sentra Inti Minerba, sebuah lembaga pelatihan yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Materi yang diberikan meliputi:

  • Standar kompetensi Pengawas Operasional Pertama
  • Aspek teknis operasional
  • Identifikasi bahaya
  • Manajemen risiko
  • Penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja

Metodologi Pembelajaran

Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah kombinasi antara teori dan praktik. Para peserta tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga melakukan simulasi dan studi kasus yang relevan dengan situasi di lapangan. Dengan demikian, mereka dapat langsung menerapkan pengetahuan yang didapat dalam konteks nyata, yang sangat penting untuk meningkatkan efektivitas operasional di lokasi tambang.

Setelah menyelesaikan seluruh materi, peserta diwajibkan untuk mengikuti uji kompetensi. Proses ini dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertambangan Mineral, Batubara, dan Energi, yang bertujuan untuk memberikan sertifikasi resmi sebagai bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan.

Pentingnya Sertifikasi POP dalam Industri Pertambangan

Sertifikasi POP merupakan dokumen penting yang menunjukkan bahwa seorang pengawas operasional memiliki kemampuan yang diakui secara nasional dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dalam konteks industri pertambangan, sertifikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat validasi keterampilan, tetapi juga sebagai jaminan keselamatan kerja. Dengan adanya pengawas yang bersertifikasi, perusahaan dapat memastikan bahwa semua aspek operasional dijalankan dengan standar keselamatan yang tinggi.

Manager HRGA PT Jhonlin Baratama, Yuli Eka Sari, menekankan bahwa program Diklat dan Sertifikasi POP adalah langkah strategis untuk menyiapkan SDM yang tidak hanya terampil tetapi juga terukur. “Kami ingin memastikan setiap pengawas memiliki kemampuan yang terstandarisasi dan tersertifikasi. Ini penting untuk mendukung operasional yang aman dan sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.

Regulasi dan Kepatuhan

Pelatihan ini juga berfungsi sebagai bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi pemerintah dan implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP). Dengan mengikuti program ini, PT Jhonlin Baratama menunjukkan komitmennya untuk mematuhi semua ketentuan yang berlaku, sekaligus berinvestasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Testimoni Peserta Pelatihan

Salah satu peserta, Iesa Fitri Wandari, yang menjabat sebagai PIT Engineer, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan ini. Ia merasa bahwa Diklat dan Sertifikasi POP sangat bermanfaat dalam memperluas pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab seorang pengawas operasional. “Pelatihan ini memberikan bekal yang sangat penting untuk diterapkan dalam mendukung operasional pertambangan yang lebih aman dan efektif,” ujarnya.

Iesa menambahkan, “Terima kasih kepada PT Jhonlin Baratama yang telah memberikan kesempatan untuk mengikuti program ini. Harapannya, ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di lapangan.”

Komitmen Jhonlin Baratama terhadap SDM yang Kompeten

Dengan penyelenggaraan Diklat dan Sertifikasi POP, PT Jhonlin Baratama berharap dapat menciptakan pengawas operasional yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki budaya keselamatan yang kuat. Ini adalah bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung operasional pertambangan yang aman, produktif, dan berkelanjutan.

Dalam industri yang penuh tantangan ini, keberadaan pengawas yang terlatih dan bersertifikat menjadi kunci untuk meminimalisir risiko dan memastikan keselamatan kerja. Komitmen PT Jhonlin Baratama untuk meningkatkan kualitas SDM melalui sertifikasi ini adalah langkah positif yang patut dicontoh oleh perusahaan lain di sektor yang sama.

Melalui program ini, diharapkan perusahaan dapat terus berkontribusi terhadap pengembangan SDM yang berkualitas dan mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan demikian, PT Jhonlin Baratama tidak hanya berfokus pada pencapaian target produksi, tetapi juga pada keberlanjutan dan keselamatan kerja di semua tingkatan operasional.

➡️ Baca Juga: Maksimalkan Keseimbangan dan Ketenangan Pikiran Melalui Latihan Yoga yang Efektif

➡️ Baca Juga: Pemerintah Mengatasi Kendala dan Menjanjikan Solusi atas Penundaan Bea Keluar Batu Bara dalam Momentum Harga Tinggi

Related Articles

Back to top button