Ali Rokhman Sebagai Plt Rektor Unsoed: 5 Tugas Utama Usai Penggantian Rektor Terdampak OTT KPK

Jakarta – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah resmi menunjuk Ali Rokhman sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Penunjukan ini dilakukan setelah Akhmad Sodiq, rektor sebelumnya, terlibat dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ali mulai menjalankan tugasnya pada tanggal 23 Agustus 2026, berdasarkan arahan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa proses pendidikan di Unsoed tetap berlangsung meskipun ada proses hukum yang sedang berjalan. Plt. Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menegaskan bahwa seluruh kewenangan yang sebelumnya dipegang oleh rektor kini beralih kepada Ali. Ini mencakup semua aspek administrasi akademik yang vital.
“Penunjukan Plt Rektor merupakan langkah yang diperlukan untuk memastikan kegiatan pendidikan tinggi di Unsoed dapat dilanjutkan,” ungkap Badri, sebagaimana dikutip dari laman resmi Unsoed.
Tugas Utama Ali Rokhman sebagai Plt Rektor Unsoed
Setelah menjabat sebagai Plt Rektor, Ali Rokhman diberikan sejumlah tugas yang krusial untuk kelangsungan operasional Unsoed. Berikut adalah lima tugas utama yang menjadi tanggung jawabnya:
1. Memastikan Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi
Tugas utama Ali adalah memastikan bahwa pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di Unsoed berjalan dengan baik. Tiga komponen utama tridarma—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—harus tetap diutamakan. Ali menekankan pentingnya kelancaran kegiatan perkuliahan yang harus terjaga, termasuk penelitian serta pelayanan administrasi untuk mahasiswa, dosen, dan alumni. “Ini adalah amanah yang besar. Fokus saya adalah memastikan layanan tridarma perguruan tinggi tidak terhambat,” ujar Ali.
2. Mengelola Kewenangan Rektor
Sebagai Plt Rektor, Ali bertanggung jawab penuh atas seluruh kewenangan yang dimiliki rektor, termasuk aspek administrasi akademik di lingkungan Universitas Jenderal Soedirman. Badri menekankan bahwa kewenangan rektor saat ini ada di tangan Ali, sehingga operasional universitas tetap dapat berjalan meskipun rektor sebelumnya sedang menghadapi proses hukum. Tanggung jawab ini menuntut Ali untuk memastikan bahwa kegiatan akademik dan administrasi tidak terganggu akibat perubahan kepemimpinan.
3. Menjaga Kondisi Internal Universitas yang Kondusif
Selain fokus pada aspek akademik dan administrasi, Ali juga diberi tugas untuk menjaga kondisi internal kampus agar tetap kondusif. Ia menegaskan pentingnya dukungan terhadap penegakan hukum yang sedang berlangsung dan berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Unsoed. Kemendiktisaintek juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap praktik korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan di lingkungan pendidikan tinggi. “Kami menghormati proses hukum yang ada dan siap berkoordinasi penuh untuk mendukung penegakan hukum,” tegas Badri.
4. Mempersiapkan Proses Pemilihan Rektor Definitif
Tugas Ali juga mencakup persiapan untuk pemilihan rektor definitif Unsoed. Proses ini harus dilakukan sesuai dengan statuta universitas dan peraturan senat yang mengatur tata cara pemilihan rektor. Dengan demikian, penunjukan Ali tidak hanya bertujuan untuk menjaga kelangsungan aktivitas akademik, tetapi juga untuk memastikan adanya jalur transisi kepemimpinan yang sesuai dengan aturan hingga rektor definitif dapat ditetapkan.
5. Memastikan Layanan kepada Sivitas Akademika Berjalan Lancar
Ali juga menegaskan bahwa pelayanan kepada mahasiswa, dosen, dan alumni merupakan bagian penting dari tanggung jawabnya sebagai Plt Rektor. Ia menyatakan bahwa berbagai langkah strategis dan penyesuaian internal akan dibahas untuk meningkatkan pelayanan di Unsoed. Keberadaan KPK yang telah menetapkan Akhmad Sodiq sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri menambah kompleksitas tugas yang dihadapi Ali.
Dalam situasi yang penuh tantangan ini, Ali Rokhman tidak hanya menjalankan tugasnya sebagai Plt Rektor, tetapi juga berperan penting dalam menjaga integritas dan reputasi Universitas Jenderal Soedirman di mata masyarakat. Tanggung jawabnya sebagai pemimpin sementara akan menentukan arah dan kelangsungan institusi pendidikan tinggi ini, serta memberikan harapan baru bagi sivitas akademika Unsoed.
Dengan adanya penunjukan Ali, diharapkan Unsoed dapat menghadapi masa transisi ini dengan baik, serta terus berkomitmen pada kualitas pendidikan dan pelayanan yang maksimal. Semoga langkah-langkah yang diambil oleh Ali Rokhman dapat membawa Unsoed ke arah yang lebih baik dan lebih berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
➡️ Baca Juga: Hindari Dehidrasi Saat Mudik di Jalur Sumsel Akibat Suhu Panas Ekstrem
➡️ Baca Juga: Keunikan Desain Camilan Cokelat untuk Paskah yang Memikat dan Berbeda




