Apa itu Dropshipper? Memulai Usaha tanpa modal sepeser uang tetapi hasil jutaan.

Posted on

Apa itu Dropshipper – Ini bukan kalimat bombastis dan clickbait, tetapi ini adalah murni pengertian apa itu dropshipper sesungguhnya. Dropshipper memang bisa menghasilkan uang jutaan dalam tempo yang cepat. Selain dropshipper terdapat juga sistem yang bisa menghasilkan uang dalam jumlah sama yaitu reseller. Reseller dropship merupakan metode baru dalam jual beli konvensional maupun online yang mampu mendatangkan uang dengan barang sedikit dengan hasil yang besar.

Selain itu dropship reseller juga tidak memerlukan banyak perangkat seperti pola pola jual beli lama, seperti harus menyewa kios, menyewa pegawai dan bahkan tidak memerlukan promosi yang berlebihan seperti harus ke koran atau iklan baris lainnya. Reseller dan dropship mempunyai sistem penjualan, promosi yang jauh lebih maju ketimbang sistem bisnis lama yang berbasis pada sistem penjualan konvensional.

Kemudian dropship dan reseller juga mempunyai kelebihan adanya sistem poin atau bonus yang biasanya diberikan dari agen-agen sebelumnya kepada para dropshipper dan juga reseller. Itulah mengapa pada sistem baru ini, mlm mulai banyak tidak dilirik tetapi banyak yang melirik sistem reseller dropship. Lalu apa itu dropshipper dan cara kerjanya?

Dropshipper dalam bahasa terjemahan adalah pengirim dengan menyetok barang terlebih dahulu, tetapi dalam bahasa bisnis dropshipper adalah orang yang menjualkan barang dari orang lain, atau biasa disebut dengan tangan kedua, ada yang menyamakan dropshipper dengan sistem makelar, tetapi sebenarnya antara makelar dan dropshipper berbeda. Makelar berperan memark-up harga agar memperoleh keuntungan. Tetapi dropshipper biasanya harganya sudah ditentukan dari pusatnya dan akan mendapat keuntungan dari agen pusat atau menggunakan sistem poin.

Sementara apa itu reseller adalah menjualkan ulang, tetapi dengan syarat harus menyetok barang terlebih dahulu. Nah inilah kelebihan dropshipper ketimbang reseller dimana dropshipper rata rata tidak memerlukan modal. Jadi secara sederhana sistem dropship itu seperti kamu menjualkan sebuah baju dari toko tetapi tidak membawa bajunya tetapi hanya foto-fotonya, ketika seseorang tertarik, maka kamu meminta tokonya mengirim sebuah baju yang sesuai di foto untuk dikirim kepada pembeli.

Baca Juga:  Apa itu Copywriting? Strategi Kreatif dalam Pemasaran

Bagaimana sistem reseller? Tentu saja berbeda, reseller akan menyetok barang dengan menggunakan modal awal dahulu, biasanya akan menyetok barang dalam jumlah kecil kemudian baru akan menjualkan sesuai dengan stok yang ada. Sistem reseller yang lain juga biasanya tidak menyetok barang tetapi menggunakan katalog, tetapi bagaimana konsumen mampu memesan barang atau melihat-lihat? Nah inilah kemudian beberapa reseller mensyaratkan adanya stok barang untuk bisa diperlihatkan kepada pembeli.

Tetapi ketika berbicara soal promosi, biasanya sistem reseller jauh lebih ampuh ketimbang sistem dropship. Kenapa bisa begitu? Karena biasanya produk-produk yang sudah terkenal akan menggunakan sistem reseller agar sistem poin dan bonusnya berjalan sesuai dengan target penjualan yang telah ditentukan. Sementara untuk promosi akan ditangani oleh tim pusat, sehingga pada tim tim reseller di jaringan bawahnya tinggal bekerja dan menjemput para konsumen, sangat mudah bukan?

Tetapi yang perlu diperhatikan adalah bahwa biaya promosi ini tentunya telah dibebankan kepada biaya produk dan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepada reseller, seperti diminta membeli produk sekian sekian atau mendapat harga produk yang mempunyai margin keuntungan tipis. Jadi tips utamanya adalah pilihlah sistem reseller yang memberikan margin keuntungan yang besar.

Sementara itu, untuk sistem promosi dropshipper biasanya tidak sekencang reseller. Hal itu karena biasanya dropshipper tidak terpusat, dijual oleh agen dan distributor tertentu dan beberapa perusahaan hanya membuka dropship untuk wilayah tertentu. Tetapi kelebihan utamanya adalah berjualan dropship biasanya tidak memerlukan modal, kita hanya bermodal foto atau katalog saja bisa menawarkan kepada pembeli melalui jaringan kita, baik lewat media sosial ataupun menggunakan brosur kepada sanak-saudara.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, reseller dan dropship memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Anda juga bisa menggabungkan dua jenis bisnis di atas untuk dijalani bersama dengan dua jualan produk yang berbeda. Misalnya dengan mengambil produk yang terkenal dan membuka sistem reseller (karena biasanya jika kita mendapat reseller baru kita akan mendapat poin dan juga bonus). Sementara untuk produk lain bisa juga kita andalkan dengan dropship. Nah untuk reseller biasanya ditawarkan secara tatap muka, sementara dropship bisa anda cari di internet atau marketplace.

Baca Juga:  Apa itu digital marketing? Strategi penjualan yang bisa melejitkan omset usaha anda.

Lalu apa kira kira produk-produk terkenal yang ditawarkan melalui bisnis dropship dan reseller? Tentu saja ada ribuan produk produk baru yang mempunyai potensi market baru. Artikel di bawah ini akan mengulas dua kisah sukses reseller dan dropship beberapa produk yang sukses ditawarkan melalui sistem reseller dan juga dropship dengan beragam cara pemasaran baik melalui promosi online atau menggunakan sistem keagenan.

Pernahkah anda mendengar apa itu dropshipper sukses yang dipegang oleh seorang anak muda millennial? Nah, coba cek nama Rico Huang di internet. Pemuda yang tumbuh sukses dengan bisnis dropship ini mengawali dengan berbisnis aksesoris handphone dengan sistem dropship. Sistem ini sangat sederhana, kita bisa menjualkan barang-barang dari orang lain tanpa modal dengan mengambil dulu atau hanya menjual lewat katalog saja.

Rico huang memulai dropship dari bisnis aksesoris handphone bermula dengan omset yang sangat kecil, akan tetapi karena ditekuni terus menerus dan mengajak banyak orang untuk bergabung ke dalam sistem dropship dan terus mengedukasi apa itu dropshipper maka bisnisnya membesar dan bisa menjadi salah satu pengusaha sukses di sistem dropship.

Selain mengulas mengenai kisah sukses dropship, selanjutnya kita akan mengulas sebuah produk yang sukses dijual dengan sistem reseller. Pernahkah anda berselancar di media sosial seperti facebook dan Instagram lalu menjumpai adanya iklan boneka bayi mengaji atau sebuah boneka yang digabung dengan tablet dan bisa digunakan untuk karaoke anak anak balita? Yapz itu adalah salah satu kisah sukses reseller di Indonesia.

Penjualan sistem reseller boneka balita mengaji dan tablet tersebut dijual dengan sistem agen reseller dimana setiap penjual akan mendapat lisensi masing masing membeli dahulu produknya dan kemudian membantu menjual dan memenuhi target dari perusahaan pusat. Enaknya adalah seluruh promosi iklan tersebut dipegang oleh pusat dan kabar baiknya mereka bisa menjual seribu boneka setiap bulannya.

Baca Juga:  Kursus Desain Grafis Serpong Paling Mutakhir

Boneka reseller itu sendiri harga jualnya bukan main mahalnya, sekitar 500 ribu keatas, tetapi karena kegunaannya sangat banyak jadi konsumen yang membeli juga berjubel dan antrian. Bahkan perusahaannya sampai membuat sistem arisan ibu ibu yang berada di kalangan bawah untuk arisan bersama sama dan pada akhirnya nanti semua orang akan mendapat bonekanya jika putus arisan (mendapat jatah arisan).

Nah, masih menunggu apa lagi? Berbisnislah dengan dropship reseller sesuai dengan passion dan kemampuan bisnis anda, pelajari dengan baik untung dan ruginya serta kemudian pelajari dua kisah sukses di atas untuk memperdalam wawasan anda mengenai bisnis reseller dropship.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *