Bahasa Jerman Dasar untuk Pemula

Posted on

Bahasa Jerman Dasar – Dalam mempelajari bahasa baru, setiap orang harus mempelajari dasar – dasarnya terlebih dulu. Belajar bahasa Jerman untuk pemula adalah mempelajari bahasa Jerman dasar. Jika kamu ingin belajar bahasa Jerman, kamu bisa menyimak bahasa Jerman dasar berikut ini.

Bahasa Jerman Dasar untuk Pemula

1. Mengenal Huruf dalam Bahasa Jerman

Alfabet	Pengucapan	Alfabet	Pengucapan
A	ah	N	enn
B	beh	O	oh
C	tseh	P	peh
D	deh	Q	kuh
E	eh	R	err
F	eff	S	ess
G	geh	T	teh
H	hah	U	uh
I	ih	V	fau
J	yott	W	veh
K	kah	X	iks
L	ell	Y	ypsilon
M	emm	Z	tzett

Selain huruf alfabet di atas, dalam bahasa Jerman dasar ada huruf – huruf umlaut yaitu:
• ä (a umlaut), bisa juga ditulis ae
• ö (o umlaut), bisa juga ditulis oe
• ü (u umlaut), bisa juga ditulis ue

2. Kata Ganti Orang (Personalpronomen)

Singular	Plural
Orang pertama	ich	wir
Orang kedua	du
Sie (formal)	ihr
Sie (formal)
Orang ketiga	er (maskulin)
sie (feminin)
es (netral)	

3. Mengenal Artikel dan Gender Kata Benda

Dalam bahasa Jerman, Artikel (kata sandang) digunakan untuk menandai gender benda. Artikel tersebut yaitu:

• “der” digunakan untuk gender maskulin
• “die” digunakan untuk gender feminin
• “das” digunakan untuk gender netral

Dalam bahasa Jerman, artikel biasa digunakan bersamaan dengan kata benda. Artikel ini memberitahu kita jenis kelamin, jumlah, dan kasus kata benda. Nah, jika kamu bingung bagaimana membedakan gender pada kata benda, perhatikan ciri – ciri setiap benda.

• Maskulin

Beberapa ciri – ciri kata benda yang termasuk gender maskulin, diantaranya:
– Kata benda yang menunjukkan jenis kelamin laki – laki pada manusia atau hewan.
– Semua nama hari, bulan, musim, arah mata angin.
– Nama mobil dan kereta api
– Nama danau, gunung, dan batuan
– Kata benda yang berakhiran -el, -en, -er, -us, -ismus, -ig, -ling, -est, -ich, dan –ner.

Contoh:
der Montag
der Sonntag
der Sommer

Baca Juga:  Mencari Cara Cepat Belajar Bahasa Jerman yang Tepat

• Feminin

Beberapa ciri – ciri kata benda yang termasuk gender feminin, diantaranya:
– Kata yang menunjukkan angka.
– Nama bunga dan pohon.
– Kata benda yang merujuk pada manusia berjenis kelamin wanita atau hewan betina.
– Sebagian besar kata benda yang memiliki akhiran –e termasuk kategori feminin.
– Kata benda yang memiliki akhiran –age,-ung, -keit , -heit, ie, -in, -tion, -ik, -ur, -tät, -ei, -schaft.
Contoh:
die Rose
die Mutter
die Familie

• Netral

Beberapa ciri – ciri kata benda yang termasuk gender netral, diantaranya:
– Nama orang atau hewan yang masih muda
– Nama – nama logam
– Kata benda turunan dari kata kerja dasar
– Nama kota dan negara
– Kata benda yang berakhiran –lein atau –chen
– Kata benda yang memiliki akhiran -o, -um, -tum, -tel, -nis, -sal, dan –icht.
– Kata benda yang berawalan –ge dan meskipun memiliki akhiran –e yang diturunkan dari kata kerja

Contoh:
das Darum
das Foto
das Buch

4. Membedakan Kata Benda Tunggal (singular noun) dan Kata Benda Jamak (plural noun)

Dalam bahasa Inggris cukup sederhana untuk beralih dari kata benda tunggal menjadi kata benda jamak, seringkali kamu hanya perlu menambahkan ‘s’. Dalam bahasa Jerman, kata benda jamak terbentuk dalam banyak cara yang berbeda.

Sebenarnya tidak ada aturan untuk memberi kamu petunjuk mana yang harus kamu gunakan. Jadi kamu harus mengingat bentuk jamak dari setiap kata benda saat kamu mempelajarinya.

Berikut adalah beberapa cara pembentukan jamak dalam bahasa Jerman:

• Dengan menambahkan akhiran pada kata: –s, –n, –en, –e, –er.
• Dengan mengubah vokal pada kata menjadi vokal umlaut (mis., Menjadi ä)
• Dengan mengubah vokal DAN menambahkan akhiran

Baca Juga:  Beasiswa S1 Jerman Full, S2 dan S3 untuk Kuliah di Jerman

Itu tadi bahasa Jerman dasar yang perlu dipelajari oleh pemula. Jika kamu kesulitan dalam mempelajari bahasa Jerman, kamu bisa mengikuti kursus bahasa Jerman di Virtueducation.org.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *