Mengenal Dasar-Dasar Bahasa Pemrograman

Posted on

Bahasa pemrograman adalah salah satu pengetahuan mendasar yang mesti anda ketahui ketika ingin membuat aplikasi, membangun sebuah website, membangun sebuha software dan bahkan membangun gabungan ketiganya. Secara pengertian teori sendiri, bahasa pemrograman dalam komputer adalah sebuah proses untuk menulis, mengerjakan, mengetst kode-kode perintah (atau disebut dengan script) pada sebuah program komputer.

Bahasa pemrograman ini lebih banyak dipakai untuk mengerjakan aplikasi atau software komputer, tetapi juga banyak digunakan dalam desain website, blog atau gabungan antara pengerjaan start up dan juga akses software di internet. Itulah mengapa bagi anda yang ingin berkarir atau bekerja di dunia komputer setidaknya harus memiliki kemampuan bahasa pemrograman.

Secara teoritik, dasar dasar bahasa pemrograman dapat dibagi ke dalam konsep dasar yang terdiri atas empat proses:

Proses pertama adalah mengumpulkan data yang disebut dengan originating.

Proses kedua dalam bahasa pemrograman adalah memasukkan sebuah data yang disebut dengan input.
Proses ketiga selanjutnya adalah melakukan proses sebuah data yang disebut dengan proses data.
Proses keempat adalah menampilkan data data yang telah dikerjakan dan disebut dengan output.

Sementara proses kelima disebut dengan distribution yang merupakan proses akhir untuk membagi data atau mendistribusikan data sesuai dengan kebutuhan.

Kemudian untuk beberapa macam kategorisasi bahasa pemrograman yang perlu anda ketahui adalah terdiri atas dua bahasa pemrograman yang termasuk ke dalam bahasa tingkat tinggi atau bahasa tingkat rendah. Dua jenis bahasa pemrograman ini dapat dikenali pada beberapa jenis bahasa pemrograman yang kita kenal di dunia industri komputer seperti Ruby, Php, Pascal, C# atau C++ dan juga bahasa pemrograman Java.

Selanjutnya dasar-dasar bahasa pemrograman yang perlu diketahui adalah proses merancang sebuah program, misalnya saat anda ingin membangun sofware, start up teknologi, hingga sebuah desain website dapat dilakukan dengan beberapa tahap seperti melakukan review atas algoritma program, flowchart program mau dibawa kemana, psedecode, baru setelahnya bisa melakukan penulisan program, merilisnya dan kemudian mencari debug dan melakukan maintenance bahasa pemrograman.

Baca Juga:  Syarat-Syarat Beasiswa S2 Luar Negeri Secara Umum

Secara prakteknya proses ini dapat diterjemahkan dari bahasa pemrograman teknis menjadi bahasa tulisan seperti ini:

Ketika seorang programmer komputer berusaha memabangun software atau aplikasi, maka dia akan menulis beberapa kode-kode yang dibutuhkan, kemudian melakukan penampilan data tersebut dalam bentuk-bentuk beta, atau alfa (model awal), kemudian dilakukan evaluasi oleh para pengguna.

Selajutnya ketika pengguna melakukan percobaan dan menemukan beberapa hal kesalahan atau ketidaksesuain perjalanan progran, maka programmer akan mencari letak kesalahannya (debug) dan kemudian memperbaiki bahasa pemrograman yang ada. Tahap selanjutnya baru sang programmer akan merilis program yang sudah lebih sempurna dari sebelumnya.

Pada pembelajaran bahasa pemrograman selanjutnya yang perlu diketahui adalah beberapa software pendukung yang tergabung dalam integrated development environment untuk beberapa bahasa pemrograman adalah android studio, atom, Vscode, Netbean dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *