Syarat-Syarat Beasiswa S2 Luar Negeri Secara Umum

Posted on

Beasiswa s2 luar negeri hari ini jauh lebih melimpah ketimbang sepuluh tahun yang lalu. Dulu untuk mendapatkan beasiswa s2 di luar negeri kesempatannya terbatas, dan biasanya hanya dibuka untuk para aparatur negara, pegawai bumn dan beberapa pegawai swasta besar yang mempunyai jaringan beasiswa di negara negara maju.

Kini dengan semakin banyaknya pembukaan beasiswa s2 di luar negeri, dengan syarat beasiswa s2 luar negeri yang tidak terbatas. Karena sudah sangat banyak beasiswa yang menawarkan untuk masyarakat umum, swasta, aktivis lingkungan hingga aktivis sosial kemasyarakatan. Perkembangan ini semakin membuka kesempatan bagi masyarakat non aparatur negara untuk meraih gelar master dan doktoral di luar negeri dengan beasiswa.

Sampai dengan saat ini setidaknya ada lebih dari lima belas beasiswa s2 d luar negeri yang bisa diakses oleh masyarakat umum Indonesia, sebenarnya jika anda mau untuk lebih teliti dan mencari-cari secara mandiri, ada lebih dari tiga puluh beasiswa s2 di luar negeri untuk masyarakat Indonesia dengan syarat beasiswa s2 luar negeri yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya.

Baca Juga:  Beasiswa S2 di Jerman dan Cara Mendapatkannya

Jadi, jika anda memang benar-benar berniat mendapat beasiswa, tidak semua beasiswa mewajibkan syarat beasiswa s2 luar negeri yang sama, misalnya ada beberapa negara yang menawarkan syarat beasiswa s2 luar negeri yang lebih spesifik seperti Turki, Rusia, Polandia, Korea dan juga Brunei Darussalam. Semua beasiswa dari negara tersebut biasanya berbeda dengan aplikasi yang diminta dari beasiswa-beasiswa pada umumnya.

Syarat Beasiswa S2 Luar Negeri

beasiswa s2 luar negeri

Secara umum garis besar, syarat  beasiswa s2 luar negeri yang perlu anda persiapkan adalah ijazah dan transkrip nilai s1, perlu diingat bahwa kedua dokumen ini harus diterjemahkan ke dalam bahasa inggris. Beruntung jika kampus anda sudah memberikan terjemahan dalam bahasa inggris, sementara jika ada yang belum, anda tinggal meminta penerjemah tersumpah (sworn translator) untuk menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai program sarjana anda.

Kedua, dokumen selanjutnya yang sangat umum dalam seleksi beasiswa s2 di luar negeri adalah kemampuan bahasa inggris berupa sertifikat toefl atau ielts. Tetapi tentu ingat ini tidak mutlak berlaku di semua beasiswa s2 luar negeri. Ada yang mewajibkan seperti Australia Awards Scholarship, AMINEF Amerika Fullbright, Chevening Inggris.

Sementara beberapa yang lain hanya menjadi pilihan seperti China Government Scholarship, Korea Government Scholarship, dan Brunei Darussalam Scholarship. Sementara ada beberapa yang memperbolehkan atau jika tidak punya tidak apa apa seperti Turkey Scholarship, Polandia Scholarship dan Russian Scholarship.

Ketiga, dokumen yang biasanya diminta dalam seleksi beasiswa s2 di luar negeri adalah cv, surat pengalaman kerja, atau daftar prestasi yang ditulis dalam bahasa inggris, biasanya disertai dengan surat motivasi (letter of motivation), surat rekomendasi dari dosen atau atasan kerja (dalam bahasa Inggris).

Keempat, adalah dokumen yang bersifat opsional atau pilihan dalam syarat beasiswa s2 luar negeri adalah letter of acception (surat penerimaan) yang mengindikasikan bahwa anda sudah diterima di sebuah perguruan tinggi di luar negeri. Hanya beberapa beasiswa yang mensyaratkan pilihan opsional seperti ini seperti pada syarat beasiswa s2 lpdp luar negeri, sementara sebagian besar yang lainnya tidak ada.

Baca Juga:  2 Jenis Beasiswa S2 Jerman dan Syarat Untuk Mendapatkannya

Untuk lebih detail dalam mendalami beberapa syarat beasiswa s2 luar negeri, maka kita akan telisik lebih mendalam beberapa beasiswa s2 di luar negeri yang menjadi favorit atau rujukan masyarakat Indonesia untuk sekolah master dan doktoral di luar negeri. Empat beasiswa s2 di luar negeri yang menjaid primadona adalah: British Chevening Scholarship, Australia Awards Scholarship, Fullbright Aminef Amerika dan juga LPDP Kementerian Keuangan.

Sementara beberapa beasiswa s2 luar negeri lainnya yang juga penuh dengan pelamar dari Indonesia adalah China Government Scholarship, Korea Government Scholarship, Turkey Government Scholarship, Polandia Government Scholarship, Russian Government Scholarship dan juga Brunei Government Scholarship.

Syarat syarat beasiswa s2 luar negeri seperti British Chevening, Australia Awards hingga Fullbright Aminef memiliki syarat yang sama dengan standar yang sama juga, yaitu syarat wajib berupa kemampuan toefl dan ielts di atas rata rata, mereka biasanya akan meminta syarat toefl 600 itp dan atau ielts dengan skor 6,5 atau 7. hal ini lumrah karena beasiswa-beasiswa s2 di luar negeri tersebut merupakan negara english speaking countries yang terkenal dan menjadi tempat tinggal native speaker.

Syarat-syarat beasiswa s2 luar negeri lainnya untuk kategori beasiswa di atas biasanya sangat umum seperti yang telah dijelaskan sebelumnya seperti cv, surat keterangan kerja, daftar prestasi hingga letter of recommendation atau letter of acception. Beberapa dokumen pendukung ini ada yang bersifat wajib dan ada juga yang bersifat opsional (pilihan) pastikan anda mengunjungi websitenya untuk mengetahui lebih mendalam.

Pada bagian kedua syarat beasiswa s2 luar negeri untuk china, korea, polandia, rusia dan turkey, biasanya syarat beassiwa s2 luar negeri untuk sertifikat toefl dan ielts tidak mutlak, kalaupun ada mereka tidak meminta dengan skor tertentu, karena mereka hanya meminta sertifikat toefl dengan skor rendah sekalipun tidak masalah, biasanya disekitaran angka 400 hingga 500 untuk toefl itp.

Kenapa negara-negara tersebut tidak memberikan syarat skor toefl yang terlalu tinggi? Alasan utama yang perlu kita pahami adalah negara negara tersebut tidak seluruhnya adalah english speaking contries, mereka bukan native speaker sehingga hanya menjadi bahasa inggris sebagai bahasa kedua.

Selain itu juga, negara negara pemberi beasiswa tersebut biasanya akan memberikan kursus bahasa negara mereka sebagai syarat di tahun pertama, misalnya seperti Korea, Turki, Polandia dan Rusia akan mewajibkan penerima beasiswa untuk menempuh kursus bahasa selama setahun sebelum memulai proses perkuliahan.

beasiswa s2 luar negeri

Kursus bahasa selama setahun inilah yang menjadi kunci kenapa negara negara tersebut tidak mewajibkan syarat beasiswa s2 luar negeri dengan skor toefl yang tinggi. Jadi bagi anda yang masih memiliki skor toefl yang rendah tidak perlu berkecil hati, anda masih bisa mendapatkan beasiswa s2 di luar negeri dengan mudah.

Apakah antara negara-negara pemberi beasiswa s2 di luar negeri pada kategori pertama fasilitasnya sama dengan pemberi beasiswa kategori kedua? Jika dilihat secara umum sebenarnya sama saja. Negara negara seperti amerika, inggris dna australia memberikan uang saku, biaya hidup, dan tunjangan tempat tinggal. Sementara hal yang sama juga didapat oleh penerima beasiswa di China, Turki, Polandia, dan Rusia.

Jika anda mencari beasiswa s2 di luar negeri yang mempunyai syarat di tengah-tengah, maka syarat beasiswa s2 lpdp luar negeri adalah jawabannya. Jika anda memiliki skor toefl yang tinggi, melalui beasiswa s2 lpdp luar negeri anda bisa mengambil negara negara maju seperti inggris, amerika dan australia pada kampus-kampus lima besar dunia.

Tetapi jika anda hanya mempunyai sertifikat toefl dengan skor rendah, tetapi memiliki sertifikat bahasa jerman, bahasa arab atau bahasa perancis, maka itu juga termasuk ke dalam syarat beasiswa s2 lpdp luar negeri. Karena anda bisa mendapat beasiswa untuk kuliah di jerman, perancis, atau negara-negara arab tanpa harus menggunakan skor toefl anda. Mudah kan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *