Menghitung Biaya Hidup di Jerman Berdasarkan Kota

Posted on

Biaya Hidup di Jerman – Berencana untuk tinggal di Jerman karena akan melanjutkan pendidikan atau bekerja? Ketika berencana untuk pergi ke Jerman, biaya hidup selama di sana juga harus diperhitungkan. Berapa pengeluaran yang harus dipenuhi setiap bulannya.

Jerman memiliki mata uang euro yang sama kuatnya dengan dollar Amerika. Jadi tidak heran, biaya hidup di sana bisa berkali-kali lipat dari Indonesia. Beberapa data menyatakan di tahun 2019 ini biaya hidup di rata-rata Jerman 81,42% lebih tinggi dari Indonesia. Sedangkan untuk biaya sewa apartemen 203,02% lebih tinggi daripada Indonesia.

Dilihat mahalnya biaya hidup di Jerman ini ditentukan dari dimanakah kota yang akan ditinggali nantinya. Setiap kota memiliki biaya hidup yang berbeda-beda. Jika sudah tahu dimana akan tinggal maka perkirakan baya hidup mulai dari sekarang.

Berikut ini perhitungan biaya selama tinggal di Jerman apabila Anda adalah seorang pelajar dan mahasiswa. Jumlah yang dijabarkan berdasarkan kota yang banyak didatangi oleh mahasiswa internasional.

Berlin

Berlin merupakan ibukota Jerman dan termasuk salah satu kota metropolitan. Banyak universitas yang menjadi tujuan mahasiswa internasional. Sewa apartemen di Berlin untuk satu kamar sekitar 870 euro (13 juta rupiah), biaya makan di restoran murah sekitar 8 euro jika makan 3 kali sehari maka sebulan membutuhkan 270 (4 jutaan) euro.

Sewa apartemen berarti harus membayar listrik, air dan panas sebulan 240 euro (3,6 juta). Internet 31 euro (460 ribu). Jika ditotal maka biaya hidup satu bulan setidaknya 1.411 euro (21 juta rupiah).

Frankfurt

Selain Berlin, kota metropolitan lainnya adalah Frankfurt. Sebagai kota bisnis, Frankfurt juga memiliki banyak universitas yang menjadi tujuan pendidikan. Biaya sewa apartemen untuk satu orang adalah 924 euro (13 juta). Biaya makan di resto murah adalah 10 euro per bulannya bisa mencapai 900 (13 juta) euro.

Baca Juga:  Tips Kuliah di Jerman Gratis Ini Bisa Kamu Coba Sekarang Juga

Biaya bulanan listrik dan sebagainya adalah 223 (3 juta) euro dan biaya internet adalah 39 euro (585 ribu). Jika di total biaya di Frankfurt lebih mahal yaitu 2.086 euro sekitar 31 juta rupiah.

Dresden

Setelah mengerti jumlah yang harus dikeluarkan di kota metropolitan, mari beralih pada kota pinggiran. Biaya yang dikeluarkan tentu lebih murah. Mulai dari sewa apartemen satu orang membutuhkan biaya 535 euro (8 juta rupiah). Biaya makan di resto murah 8 euro menjadi 270 euro (4 jutaan) per bulan.

Biaya listrik, air dan pemanas sekitar 230 euro (3 jutaan). Biaya internet 39 euro yaitu (585 ribu). Apabila dikalkulasi maka biaya hidup selama di kota Dresden mencapai 1.044 euro atau setara 15 jutaan.

Leipzig

Kota yang bukan termasuk kota bisnis adalah Leipzig, biaya di kota ini cukup murah untuk mahasiswa internasional. Rincian biaya sewa apartemen adalah 510 euro sedangkan untuk sekali makan di resto adalah 8 euro menjadi 270 euro.

Biaya untuk listrik dan air perbulannya adalah 216 euro dan biaya internet mencapai 30 euro sudah mendapatkan 60Mbps. Total biaya yang harus dikeluarkan saat tinggal di Leipzig adalah 1.026 euro atau 15 jutaan.

Nah semakin ramai atau semakin kota yang ditinggali adalah kota bisnis maka biaya hidup akan ikut naik. Biaya hidup bisa menjadi meningkat setiap tahunnya.

Jika ingin mendapatkan biaya hidup di Jerman murah atau gratis ikuti program-program yang diselenggarakan di virtueducation.org. Banyak sekali tips dan trik hidup di Jerman dengan biaya yang murah sebagai mahasiswa internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *