slot depo 10k
Ekonomi

BI Himbau Risiko Penukaran Uang di Jalanan, Sarankan Masyarakat Menggunakan Layanan Resmi

Menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri, layanan penukaran uang tunai di tepi jalan sering terjadi. Bank Indonesia (BI) meminta masyarakat untuk berhati-hati, mengingat bahwa penukaran uang di tempat yang tidak resmi ini membawa berbagai risiko. BI menegaskan bahwa transaksi penukaran uang di jalanan tidak dapat menjamin autentikasi dan akurasi jumlah uang yang diterima. Lebih jauh lagi, aktivitas semacam itu berpotensi memicu penipuan yang bisa merugikan masyarakat.

Oleh karena itu, BI mendesak masyarakat untuk melakukan penukaran uang hanya melalui layanan resmi yang disediakan oleh BI dan institusi perbankan. “Sehubungan dengan fenomena ini, Bank Indonesia terus berusaha memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat, termasuk memperluas layanan penukaran uang tunai melalui kas keliling di berbagai lokasi, termasuk di tempat-tempat dengan minat tinggi akan layanan tersebut,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso.

Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, BI dan perbankan mengadakan program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026. Program ini berlangsung mulai 13 Februari hingga 15 Maret 2026. Dalam program ini, BI menyiapkan uang tunai layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp177 triliun dialokasikan untuk kebutuhan perbankan, termasuk penarikan uang tunai melalui ATM dan kantor cabang bank. Sedangkan Rp8,6 triliun disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang baru dengan nominal Rp5,3 juta per paket.

Jika masyarakat ingin menukar uang baru dengan lebih mudah, BI dan perbankan menyediakan layanan penukaran di berbagai lokasi. Secara total ada 2.883 titik penukaran uang dengan 8.755 layanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Layanan ini tersedia melalui berbagai kanal, seperti kas keliling Bank Indonesia, kantor bank umum, layanan penukaran terpadu di lokasi strategis, rumah ibadah, dan pusat aktivitas masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat memesan jadwal penukaran uang secara online melalui aplikasi PINTAR.

“Bank Indonesia mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang ditunjukkan oleh cepatnya penyerapan kuota pemesanan penukaran di seluruh wilayah Indonesia melalui Aplikasi PINTAR,” kata Ramdan. “Sampai saat ini, lebih dari satu juta penukar di seluruh wilayah Indonesia telah mendapatkan jadwal penukaran uang melalui Aplikasi PINTAR,” tambah Ramdan.

➡️ Baca Juga: Apple Music Dapat Tandai Konten AI, Tergantung Pilihan Distributor untuk Melabelinya

➡️ Baca Juga: Informasi Valid Waktu Buka Puasa di Bekasi pada Hari Minggu, 8 Maret 2026

Back to top button