Contoh Algoritma Instagram dan Contoh Flowchart Cara Kerjanya

Posted on

Contoh Algoritma – Memahami cara kerja contoh algoritma Instagram adalah salah satu cara termudah dalam merangkai pemahaman mengenai sebuah algoritma yang menjadi dasar pembentukan sebuah sistem dalam perangkat software teknologi informasi. Contoh algoritma adalah semacam kerangka dasar dalam membangun sebuah software ataupun aplikasi yang bisa dijalankan dengan perintah-perintah tertentu.

Contoh algoritma ini akan lebih mudah dipahami karena kita sering berinteraksi, apalagi penggunaan Instagram dalam menjelaskan cara kerja algoritmanya dan menjelaskan flowchartnya akan lebih terlihat dibandingkan dengan membandingkan contoh algoritma whatsapp atau line. Algoritma Instagram yang mudah untuk dijelaskan sama dengan algoritma facebook, selain karena keduanya berasal dari perusahaan yang sama, tujuan pembentukannya juga sama.

Cara memahami contoh flowchart dasar adalah melihat bahwa tujuan dibentuknya software atau aplikasi untuk apa? Pembentukan Instagram dan facebook tentu saja awalnya bertujuan untuk mendekatkan sanak saudara, family atau teman dalam jaringan yang lebih intim, tetapi itu adalah alasan-lasan sosial rasional, sementara alasan bisnisnya (setelah diakuisisi facebook), berubah menjadi tujuan bisnis untuk menyatukan data pengguna dan digunakan sebagai sasaran iklan, bukan begitu?

Nah, untuk mengumpulkan data besar (big data) dalam sebuah aplikasi ini, maka contoh flowchart akan mendesain sebuah algoritma yang bertujuan untuk mengumpulkan data ini. Algoritma facebook akan didesain meminta data-data lengkap anda, dan kemudian mendekatkan dengan teman-teman yang berada dalam lingkaran anda, misalnya dengan teman satu jurusan, teman satu sekolah sma dan bahkan satu komplek tempat tinggal, sampai sini bisa sedikit dipahami?

Nah, selanjutnya contoh flowchart akan membawa pada langkah teknis pengumpulan data-data algoritma ini yang bisa berguna untuk user (pengguna) yang bisa merasakan pencarian teman-temannya, atau digunakan sebagai penambah pengalaman dalam berinteraksi dengan aplikasi (misalnya jika anda memasukkan data menyukai pendidikan, maka facebook akan lebih banyak merekomendasikan fanpage dan teman-teman yang mempunyai kesukaan atau preferensi sejenis.

Baca Juga:  Cara Download Font Instan untuk komputer anda

Pada tahap selanjutnya, kumpulan data ini akan kembali kepada perusahaan facebook dan kemudian digunakan untuk penjualan (monetize) iklan kepada para pemasang iklan, itulah sebabnya jika anda menggunakan facebook akan bersliweran iklan-iklan yang sesuai dengan kesukaan, hobi dan preferensi anda. Ini telah menjadi contoh algoritma facebook yang sangat sempurna. Anda yang menyukai dunia politik, akan direkomendasikan iklan-iklan kampanye calon legislative, iklan walikota dan bahkan iklan kementerian-kementerian.

Sementara bagi pemasang iklan, ini adalah contoh algoritma yang bermanfaat untuk perkembangan bisnis mereka. Jika seorang pemasang iklan adalah penjual buku-buku pendidikan, maka dia akan mencari target sasaran konsumen adalah mereka yang berumur di atas 15 tahun dan tentunya di bawah 40 tahun dengan hobi dan preferensi membaca buku atau menyukai dunia pendidikan, anak-anak dan juga parenting.

Nah, algoritma facebook akan mengolah iklan dari pemasang iklan ini dan kemudian mengembangkan dengan menampilkan di halaman-halaman target konsumen yang telah diidentifikasi oleh algoritma facebook. Pemasang iklan mengeluarkan iklan, facebook menampilkan iklan dan facebook menangguk keuntungan dari penjualan pengumpulan data ini. Nah, inilah yang disebut dengan contoh flowchart paling sederhana berupa pertanyaan dibentuknya start up untuk tujuan apa?

Pembentukan facebook dan Instagram secara flowchart sendiri berbeda. Sehingga contoh algoritma yang diterapkan di dalam facebook dan Instagram tentu saja berbeda. Sederhananya begini, facebook dibangun untuk mendekatkan antar komunitas agar semakin mudah terhubung dengan cepat. Apakah Instagram memiliki dasar flowchart yang sama? Tentu saja berbeda, Instagram didirikan dan dibangun bukan untuk itu.

Instagram dibangun bukan untuk mendekatkan komunitas, tetapi dibangun dengan dasar untuk saling berbagi gambar dan foto. Masih ingat kan awal-awal Instagram berdiri untuk tujuan ini? Nah, Instagram yang awalnya bertujuan untuk berbagi foto dan gambar kemudian didesain oleh algoritma baru (oleh pemilik barunya Facebook inc) untuk menghasilkan big data yang berguna bagi mesin bisnisnya. Inilah yang kemudian membuat contoh algoritma Instagram berbeda dengan algoritma facebook.

Baca Juga:  Beberapa Perbedaan Photoshop cc dan cs yang mudah dikenali

Beberapa contoh algoritma Instagram yang dibuat berbeda dengan facebook akan diulas pada beberapa poin di bawah ini agar memudahkan anda memahami contoh flowchart cara kerjanya juga. Secara keseluruhan, flowchart atau aliran data Instagram dibangun untuk membedakan dengan facebook yang dibuat sebagai sarana mendekatkan diri jaringan-jaringan silaturahim menjadi lebih dekat, itulah mengapa dalam algoritma facebook setiap user mampu memposting dalam bentuk apapun seperti misalnya foto dan gambar, dan bahkan cerpen atau tulisan panjang.

Contoh algoritma facebook ini tentunya berbeda dengan contoh algoritma Instagram, dimana Instagram didesain berbagi foto dan video, dan bahkan pada awal-awal pendirian Instagram jumlah caption kata untuk menulis hanya dibatasi sedikit karena platform awalnya adalah berbagi gambar yang bersifat kesenangan, bukan berbagi kata kata atau sebagai sarana silaturahmi. Hanya pada perkembangan selanjutnya lah Instagram memperluas penggunaan caption menjadi ditambah beberapa paragraph.

Seiring berjalannya dengan waktu, algoritma Instagram kemudian oleh facebook didesain agar ramah bisnis dan ramah milenial untuk mencari follower dan kemudian menjadikan Instagram sebagai aplikasi yang ramah untuk sharing (berbagi) kebahagiaan. Nah, berikut beberapa contoh algoritma Instagram dan cara kerja flowchartnya agar anda bisa memahami penggunaan Instagram untuk kepentingan yang lebih luas dari pada sekedar bermain-main belaka:

Pertama, contoh algoritma Instagram paling gampang dipahami adalah bahwa Instagram mengutamakan konten gambar atau video berkualitas, ini artinya tingkat interaksi antara pengguna dengan pengikut akan lebih banyak jika konten-konten gambar yang diupload lebih berkualitas ketimbang kebanyakan caption tetapi fotonya sendiri tidak jelas.

Kedua, hal yang dijelaskan di pertama berkaitan dengan contoh flowchart Instagram selanjutnya, karena berpengaruh dengan pengaturan algoritma Instagram, dimana jumlah following kita (pengikut) ternyata hanya bisa melihat postingan kita senilai 10% saja, jadi asumsikan jika kita mempunyai pengikut seribu orang, jumlah rerata yang melihat tiap postingan kita hanya sekitar 100 orang saja, sisanya mungkin melihat tetapi postingan kita bisa jadi tertimbun banyaknya postingan akun-akun yang mereka ikuti. Nah, disinilah contoh algoritma Instagram bekerja dan juga memerlukan solusi.

Baca Juga:  Aplikasi Foto Terbaik Paling Direkomendasikan

Ketiga, solusi untuk menindaklanjuti contoh algoritma Instagram ini adalah memperluas interaksi. Sehingga ketika anda memposting foto atau video, anda bisa sekalian bertanya dengan follower anda agar mereka bisa memberi like atau komentar, memberikan give away atau bahkan memberikan hadiah. Contoh algoritma Instagram akan memberikan ruang yang luas bagi akun-akun yang melakukan interaksi dengan followernya. Jadi semakin banyak anda berinteraksi dengan follower anda, maka algoritma Instagram akan memperluas daya jelajah jangkauan postingan anda, yang tadinya hanya dilihat 10%, maka setiap follower yang berinteraksi pastinya akan dijadikan bahan flowchart Instagram untuk bisa melihat postingan anda naik menjadi 20%.

Keempat, konsep contoh algoritma Instagram ini kemudian bisa dipetakan flowchartnya dalam aliran bisnis. Misalnya jika tingkat interaksi kita dengan follower sudah cukup tinggi, maka follower bisa diarahkan untuk mengunjungi website yang kita bangun, produk yang sudah kita siapkan dan bahkan menuju langsung dengan wa group / pesan wa yang sudah kita desain. Disinilah contoh algoritma dan contoh flowchart bisnis sebuah Instagram bisa bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *