PT Angkasa Pura Indonesia Batalkan Delapan Penerbangan ke Jakarta Akibat Erupsi di Lombok

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Lampung telah menyebabkan dampak signifikan pada lalu lintas penerbangan ke Jakarta, khususnya dari Bandara Internasional Lombok. PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengumumkan bahwa delapan penerbangan yang menghubungkan Lombok dan Jakarta mengalami pembatalan. Situasi ini menuntut perhatian serius dari calon penumpang untuk tetap mendapatkan informasi terkini terkait penerbangan mereka.
Informasi Pembatalan Penerbangan
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Aidhil Philip Julian, menyampaikan bahwa delapan penerbangan telah dibatalkan akibat penyebaran abu vulkanik. Pembatalan ini merupakan langkah preventif untuk keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Imbauan kepada Penumpang
Aidhil juga mengingatkan para calon penumpang agar selalu memperhatikan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan. Hal ini sangat penting mengingat kondisi cuaca dan lingkungan yang dapat berubah dengan cepat setelah kejadian erupsi.
Penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Sehubungan dengan situasi ini, Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga mengalami penutupan sementara. Penutupan ini berlangsung sejak Sabtu, 5 Desember, pukul 21.52 WIB hingga Minggu, 6 September 2026, pukul 13.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26. Keputusan ini diambil untuk menjaga keselamatan penerbangan di tengah ancaman sebaran abu vulkanik.
Kondisi Operasional Bandara Lombok
Saat ini, operasional di Bandara Internasional Lombok tetap berjalan dengan normal. Namun, pihak bandara tetap mengawasi situasi secara terus-menerus untuk memastikan keselamatan penerbangan.
Pengaruh Erupsi Terhadap Bandara Lain
Selain Bandara Internasional Lombok, status aerodrome closed juga diberlakukan di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma dan Bandara Internasional Radin Inten II di Lampung. Ini menunjukkan bahwa sebaran abu vulkanik dapat mempengaruhi banyak jalur penerbangan di wilayah tersebut.
Informasi untuk Penumpang Terdampak
Penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan telah mendapatkan pembaruan informasi melalui layanan pelanggan di bandara serta dari pihak maskapai. Mereka diberikan pilihan untuk meminta pengembalian dana atau menjadwalkan ulang penerbangan mereka yang terdampak.
Langkah-langkah Memastikan Keamanan Penerbangan
Para pengguna jasa bandara diimbau untuk secara berkala memeriksa status penerbangan mereka melalui saluran resmi maskapai. Selain itu, mereka juga dapat menghubungi Contact Center Angkasa Pura Indonesia di nomor telepon 172 untuk mendapatkan informasi paling akurat dan terkini.
Data Penerbangan yang Dibatalkan
Berikut adalah rincian delapan penerbangan yang mengalami pembatalan:
Keberangkatan dari Lombok (LOP-CGK)
- TransNusa (8B 5162) – 08.30 WITA
- Super Air Jet (IU 769) – 06.15 WITA
- Garuda Indonesia (GA 431) – 11.15 WITA
- Citilink Indonesia (QG 641) – 12.30 WITA
Kedatangan di Lombok (CGK-LOP)
- TransNusa (8B 5161) – 08.00 WITA
- Super Air Jet (IU 762) – 10.00 WITA
- Garuda Indonesia (GA 432) – 10.30 WITA
- Citilink Indonesia (QG 640) – 12.00 WITA
Situasi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap faktor-faktor alam yang dapat mempengaruhi perjalanan udara. Oleh karena itu, selalu pastikan untuk mengikuti perkembangan terkini tentang penerbangan Anda agar tidak terjebak dalam situasi yang tidak diinginkan.
Dengan adanya informasi yang jelas dan akurat, diharapkan para penumpang dapat mengambil keputusan yang tepat dan tetap tenang di tengah situasi yang tidak terduga ini. Mari kita semua bersiap dan waspada, serta tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan udara kita.
➡️ Baca Juga: Man of the Match Indonesia vs St. Kitts dan Nevis: Pemain Kunci Penentu Kemenangan Tim
➡️ Baca Juga: Tutup Segera Perlintasan Liar untuk Meningkatkan Sinergi Pusat dan Daerah




