Jenis Jenis Ujian GRE dan Cara Penilaian Tes GRE

Posted on

Jenis Jenis Ujian GRE – Tahukah Anda bahwa ternyata ada banyak jenis jenis ujian GRE? Namun sebelum membahas lebih lanjut perlu Anda ketahui bahwa GRE adalah kepanjangan dari Graduate Record Examination.

GRE biasa dipergunakan sebagai salah satu syarat pendaftaran para sarjana yang hendak kuliah di pascasarjana pada negara dengan english speaking country, seperti Amerika serikat, United Kingdom dan lain sebagainya.

Baca Juga: Tempat Kursus SAT di Jakarta dan Tips Menghadapinya

GRE merupakan tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan verbal, kuantitatif, critical thinking, dan analytical writing yang kesemuanya dilakukan dalam Bahasa inggris.

Tak ubahnya Tes Potensi Akademik yang biasa kita kenal di Indonesia. Sekadar informasi, GRE ini dikelola oleh sebuah lembaga komersial yang bernama ETS atau Educational Testing Service.

Siapa Sajakah yang Harus Mengambil Test GRE?

Test GRE diambil oleh mereka yang mendaftar ke program-program pascasarjana di bidang ilmu alam, teknik mesin, ilmu-ilmu sosial, bisnis, pendidikan, seni, maupun bidang lain.

Tes ini memang disiapkan unutk membantu sekolah pascasarjana, sekolah bisnis, dan sponsor beasiswa di seluruh dunia untuk mengukur kualifikasi si kandidat.

Jenis Jenis Ujian GRE yang Wajib Anda Ketahui

 

Tahukah Anda bahwa ternyata GRE memiliki banyak jenis jenis ujian GRE, namun biasanya terdapat dua jenis ujian? Ujuan pertama adalah ujian yang menggunakan paper based dan ujian yang kedua adalah ujian dengan computer based.

Baca Juga: Kumpulan Alamat Kursus GMAT Terbaik

Tes ini berlangsung kurang lebih sekitar selama empat jam dan terbagi ke dalam lima sesi dan terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan saat mengikuti computer based GRE test.

1. Untuk Verbal Section dan Quantitative Section Dalam GRE Test Menggunakan Soal Pilihan Ganda

Baca Juga:  Mengenal GRE Test Jakarta dan GRE Test Indonesia

Jenis jenis ujian GRE yang pertama adalah verbal section dan quantitative section dimana apabila Anda telah memilih jawaban yang dianggap benar dengan meng-confirm jawaban, maka jawaban tersebut tidak dapat diubah kembali saat kita merasa jawabannya kurang tepat.

Apabila kita belum mengetahui jawaban yang benar, maka kita tidak bisa melanjutkan soal berikutnya sebelum meng-confirm jawaban kita, untuk itu berhati-hatilah.

2. Sedangkan GRE Test untuk Analytical Writing Section Berbentuk Essay

Jenis jenis ujian GRE yang selanjutnya adalah tes essay, dimana aplikasi komputer yang tersedia amat berbeda dengan aplikasi microsoft word.

Baca Juga: 4 Bentuk Test GMAT yang Biasanya Dilakukan

Yang apabila terdapat kesalahan kata maka dengan otomatis akan mengoreksi kata, bahkan langkah short cut copy dan paste seperti Ctrl+C dan Ctrl+V tidak tersedia dan tidak dapat dilakukan dalam tes essay ini.

 

Jenis-Jenis Ujian Computer Based GRE

1. Verbal Section

Memang GRE tak ubahnya seperti tes potensi Akademik berbahasa Inggris dan pada jenis jenis ujian GRE Verbal Section misalnya, digunakan untuk mengukur kemampuan menganalisa dan mengevaluasi materi tertulis

Dan digunakan untuk menyatukan informai yang berhubungan antar komponen-komponen kalimatnya dan mengenal hubungan antara kata-kata dan konsep.

Maka, pertanyaan dititik beratkan seputar sinonim, antonim dan lain sebagainya dan biasanya disediakan waktu kurang lebih 30 menit dan terdiri dari 20 soal.

2. Quantitative Section

Kemudian GRE test untuk Quantitative Section digunakan untuk mengukur kemampuan matematika, namun bukan soal matematika tingkat tinggi, melainkan matematika tingkat dasar

Serta mengemukakan nalar secara kuantitatif dan memecahkan masalah-masalah yang dibutuhkan antara lain: aritmetik, aljabar, geometri, dan analisa data dan biasanya disediakan waktu 30 menit dalam 20 soal, terdiri dari dua bagian.

Baca Juga:  Kursus GRE Jakarta Untuk Dapatkan Score Tinggi

3. Analytical Writing

Analytical Writing dalam GRE test dilakukan guna mengukur kemampuan mengartikulasikan dan mendukung ide-ide kompleks, menganalisa pendapat, dan mendorong diskusi yang fokus dan masuk akal.

Baca Juga: Tips Belajar Bahasa Inggris Buat Kids Zaman Now

Analytical Writing biasanya akan diberikan melalui dua soal. Pertama kita disodorkan dua issue dan Kita mesti memilih salah satu diantaranya, kemudian kita harus menuliskan pendapat atas issue tersebut.

Lalu soal kedua dalam GRE test adalah soal argumentasi, dimana kita mesti mengkritisi soal seputar argumen tersebut. Untuk menganalisa issue disediakan waktu 30 menit dan beragumentasi disediakan waktu 30 menit.

Bentuk Ujian Paper Based GRE

1. Verbal Section

Verbal section terdiri dari dua bagian untuk mengerjakan GRE test pada sesi ini. Masing-masing terdiri dari 20 soal. Untuk menyelesaikannya disediakan waktu 35 menit tiap bagiannya.

2. Quantitative Section

Terdiri dari dua bagian untuk mengerjakan GRE test pada sesi ini. Masing-masing terdiri dari 20 soal. Untuk menyelesaikannya disediakan waktu 35 menit tiap bagiannya.

3. Analytical Writing

Terdiri dari dua bagian untuk mengerjakan GRE test pada sesi ini. Analisa issue disediakan waktu 30 menit dan argumentasi diberikan waktu 30 menit untuk mengerjakannya.

Bagaimanakah Penilan GRE Tes Dilakukan?

Setiap jenis jenis ujian GRE memiliki total nilai dalam skala 200-900. Beberapa hasil tes lain subyek subnilainya terdapat dalam skala nilai 20-99. Biasanya nilai tersebut diberitahukan pada peserta atau institusi yang ditunjuk dalam jangka waktu enam minggu.

1. Verbal Section akan diberikan skala nilai 130 sampai 170. Dalam satu point kenaikan (bandingkan dengan 200-800 dalam 10 poin kenaikan).

2. Quantitative Section diberikan dengan skala nilai 130-170. Dalam satu poin kenaikan (bandingkan dengan 200-800 dalam 10 poin kenaikan).

Baca Juga:  Perbedaan Tes Gre Vs Gmat Yang Wajib Anda Ketahui

3. Analytical Writing diberikan dalam skala nilai 0-6, dimana penilaian menulis dengan kenaikan setengah poin. Kemampuan karakteristik deskripstif penulisan analitikal dari tingkat nilai secara khusus tersedia dalam selebaran yang terlampir.

Dimanakah Tempat Persiapan GRE Test?

Terdapat lebih dari 700 pusat GRE Test yang resmi di lebih dari 160 negara dan dilaksanakan sepanjang tahun di hampir seluruh dunia, namun Kami akan menyarankan Anda di Westwoodprep yang merupakan salah satu premium provider of test preparation.

Selain itu untuk negara yang belum menunjang sistem komputernya, maka disediakan sistem paper based. Persiapan GRE Test tersebut diadakan tiga kali se tahun. Yakni pada bulan Oktober, November, dan Februari.

Baca Juga: Tempat Persiapan Persiapan IELTS Jakarta

Ada pula alat persiapan tes yang resmi guna mempersiapkan GRE test. Adalah perangkat lunak POWERPREP®II untuk computer based dan The Practice Book for the Paper-Based®revised General Test untuk paper based.

Itulah tadi pembahasan mengenai jenis jenis ujian GRE Dan jika misalkan Anda ingin melakukan persiapan GRE Test maka Anda bisa mendatangi Kami di Westwoodprep di Mega Kuningan Barat Kav. E4, Bellagio Mall Lt UG, Suite 26-27 dan untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi tim konsultan Kami di 081388867006 dan
02122455311 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *