Perubahan Yang Terjadi Pada Kata Sifat Dalam Bahasa Jerman

Posted on

Kata Sifat Dalam Bahasa Jerman – Seperti pada bahasa lainnya, kata sifat dalam bahasa Jerman digunakan untuk menggambarkan atau mencirikan suatu benda atau orang. Kata sifat dalam bahasa Jerman agak membingungkan pada awalnya. Ini karena kata sifat dibedakan berdasarkan jenis kelamin/gender dan jumlah kata bendanya.

Selain itu, bentuk kata sifat juga bervariasi tergantung dari fungsi kata benda dalam kalimat atau frasa. Kata benda dalam bahasa Jerman dibedakan menjadi nominatif, akusatif, datif, dan genitif. Sederhananya, kata benda dikatakan nominatif ketika kata benda tersebut berperan sebagai subjek. Sedangkan dikatakan akusatif, datif, dan genitif jika berperan sebagai objek.

1.Kata benda sebagai subjek

Untuk kasus kata sifat yang disandingkan dengan kata benda yang berfungsi sebagai subjek (nominatif), kata sifat berubah dengan ditambahi akhiran “e”. Contoh

Maskulin : (schnell / cepat): der schnelle Löwe (Singa yang cepat)
Feminin : (jung / muda): die junge frau (wanita muda).
Netral : (klug / pintar): das kluge baby (bayi pintar).
Jamak : (gut / bagus): sie sind gute Bücher (itu adalah buku-buku yang bagus)

2.Kata benda sebagai objek

Sedangkan untuk kasus kata benda akusatif, datif, dan genitif, kata sifat akan berakiran “en” untuk maskulin serta berakhiran “e” untuk feminin dan netral. Berikut ini kata sifat yang dipasangkan dengan kata benda akusatif.

Maskulin : Ich habe den schnellen Tiger gesehen (aku telah melihat singa yang cepat)
Feminin : Ich habe die junge Dame gesehen (aku telah melihat wanita muda)

Pola yang sama juga diterapkan pada kata benda datif dan genitif, dimana kata sifat berakhiran “en” pada maskulin dan berakhiran “e” pada feminin/netral/jamak.

Tapi ingat, aturan ini hanya berlaku jika di depan kata sifat ada penambahan kata der, die, das (the) atau kata ganti dieser (this), jener (that), solcher (such), jeder (each), welcher (which). Sedangkan untuk kata benda jamak, semua kata sifatnya berakhiran “en”

Baca Juga:  Kota di Jerman yang Wajib Dikunjungi Para Wisatawan

Ich habe die schnellen Katzen gesehen (aku telah melihat kucing cepat)
Ich habe die jungen Damen gesehen (aku telah melihat para wanita muda)

Ada juga kata sifat yang bentuknya tidak beraturan, diantaranya kata sifat yang didahului dengan ein/ eine/ ein atau kata ganti seperti mein (my), sein (his).

Di bawah ini adalah beberapa contoh kata sifat dalam bahasa Jerman yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kata sifat ini masih dalam bentuk asli dan belum dipengaruhi oleh kata bendanya.

Reich = kaya
Arm = miskin
Ehrgeizig = ambisius
Ärgerlich = menjengkelkan
Schlecht = buruk
Schön = indah/cantik
Groß = besar
Dick = tebal
Dünn = tipis
Weit = jauh
Nah = dekat
Gezund = sehat
Krank = sakit
Sauber = bersih
Schmutzig = kotor
Lang = panjang
Kurz = pendek
Bitter = pahit
Süß = manis
Nett = baik hati
Böse = jahat
Alt = tua
Jung = muda
Hübsch = cantik
Billig = murah
Teuer = mahal
Schnell = cepat
Langsem = lambat
Voll = penuh
Leer = kosong
Heiß = panas
Kalt = dingin
Groß = besar
Klein = kecil
Freundlich = ramah
Komisch = lucu
Großzügig = murah hati
Hübsch = tampan
Fleißig = kerja keras
Ehrlich = jujur
Intelligent = cerdas
Interessant = menarik
Faul = malas
Bescheiden = sederhana
Launisch = murung
Höflich = sopan
dumm, langweilig = membosankan
Schwierig = sulit
Leicht = mudah

Nah itu tadi ulasan singkat mengenai kata sifat dalam bahasa Jerman. Setidaknya sekarang kamu memiliki bayangan bahwa kata sifat bahasa Jerman tidak statis, tapi bersifat dinamis dan berubah mengikuti kedudukan kata bendanya.

Ingin belajar bahasa Jerman lebih dalam? Kalian bisa hubungi Virtu Education berlokasi di alamat Bellagio Mall Lt UG, Suite 26-27, Mega Kuningan Barat Kav. E4, Jakarta Selatan di nomor (021)-300-19-979, WA 0812-89-8000-26 atau kunjungi www.virtueducation.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *