Lowongan Kerja di Australia Bidang Perkebunan

Posted on

Banyaknya lowongan kerja di Australia membuat negara itu menjadi tujuan favorit bagi pencari kerja dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Australia juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang sehat, inflasi rendah, serta sektor swasta yang dinamis.

Peluang lowongan kerja di Australia harus bisa dimanfaatkan, karena negara tersebut menjanjikan pendapatan yang menggiurkan. Makanya jangan heran kalau akhir-akhir ini banyak orang Indonesia yang lebih suka untuk bekerja dan bahkan ada yang sampai tinggal lama di Australia.

Salah satu lowongan kerja di Australia yang banyak dibutuhkan adalah di bidang perkebunan. Karena memiliki lahan pertanian yang sangat luas, Australia sangat serius memajukan pertaniannya.

Tapi masalahnya, Australia sangat kekurangan tenaga kerja yang bersedia kerja di bidang pertanian. Kebanyakan anak muda Australia lebih suka bekerja di sektor formal, seperti pekerja kantoran, pabrik, dll.

Masalah muncul karena berton-ton hasil pertanian, terutama buah membusuk karena tidak tercukupinya tenaga kerja pemetik buah. Banyak petani Berry, nanas, tomast yang terpaksa merugi akibat buah-buahan mereka membusuk di pohon.

Di satu negara bagian Victoria saja, mereka kekurangan sekitar 3000 tenaga pemetik buah saat musim panen tiba. Dan ini terjadi juga di Tasmania, Queensland, dan kota-kota lainnya. Makanya jangan heran kalau kalau Australia membutuhkan banyak tenaga kerja pertanian dari luar.

Australia memang terkenal dengan standar gajinya yang tinggi. Tapi tahukan kalian berapa penghasilan pemetik buah atau buruh tani di Australia? Jangan kaget dengan gaji pemetik buah yang mencapai 12 sampai 15 Dollar Australia per jamnya. Enaknya lagi, gaji di Australia biasa diberikan mingguan.

Seorang pemetik buah biasanya bekerja 10 jam dalam sehari, sehingga mereka akan mendapat upah sekitar 150 Dollar Australia atau 1,5 juta Rupiah per hari. Kalau mereka bekerja 26 hari dalam sebulan (hari minggu libur), maka mereka bisa mendapat gaji 39 juta Rupiah dalam sebulan.

Baca Juga:  Merencanakan Biaya Kuliah di Australia dan Akomodasinya

Dan jangan dibayangkan kalian akan memetik buah dengan cara manual. Karena perusahaan pertanian Australia biasanya memiliki mesin pemetik buah yang dioperasikan oleh beberapa pekerja.

Syarat bekerja di perkebunan Australia

Lalu bagaimana caranya agar bisa mengambil kesempatan lowongan kerja di Australia ini? Yang harus diketahui, kalian harus memiliki izin tinggal atau visa yang tepat. Jangan sampai kalian bermasalah karena menyalahi aturan izin tinggal.

Kalau ada yang menawarkan visa kerja di Australia untuk pekerjaan non skill perkebunan, jangan cepat-cepat percaya. Karena pemerintah Australia memang tidak mengeluarkan visa kerja untuk jenis pekerjaan ini.

Jangan juga kalian berangkat ke Australia dengan visa turis,tapi ujung-ujungnya bekerja. Kalian tidak akan nyaman karena harus kucing-kucingan dengan pemerintah Australia. Masalah bisa semakin rumit kalau overstay karena keinginan bekerja lebih lama di Australia.

Nah, visa yang tepat untuk bekerja sebagai pekerja kebun di Australia adalah dengan menggunakan Working Holiday Visa (WHV). Dengan visa jenis ini, kalian bisa berlibur ke Australia dan diizinkan bekerja selama 12 bulan.

Kemudian apa saja syarat mendapat Working Holiday Visa?

Untuk bisa bekerja di perkebunan dengan WHV, tidak perlu skill dan kepintaran khusus. Perusahaan perkebunan di Australia hanya perlu tenaga muda yang sehat dan siap bekerja di bawah panas terik matahari. Makanya salah satu syarat mendapatkan WHV adalah kalian harus berusia antara 18 hingga 30 tahun.

Syarat utama lainnya adalah kemampuan bahasa Inggris. Bahasa Inggris menjadi bahasa sehari-hari, sehingga kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat mutlak untuk berlibur sambil kerja di Australia. Kalian biasanya diharuskan memiliki skor IELTS diatas 4,5.

Selain itu, kalian juga diharuskan menunjukkan bukti jaminan keuangan sebesar 7500 Dollar Australia atau sekitar 75 juta Rupiah. Walaupun ujung-ujungnya bekerja, tapi tetap saja kedutaan Australia menganggap kalian akan berlibur. Sehingga kedutaan memerlukan bukti yang menjamin pembiayaan selama kalian tinggal di Australia.

Baca Juga:  7 Daftar Universitas di Australia Terbaik di Dunia

Nah, menarik kan lowongan kerja perkebunan di Australia? Gimana, berminat mencoba?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *