kpkgg
Bandung RayaCipongkorLongsorPenataan Lahan

Rumah Korban Longsor Cipongkor-KBB Direncanakan Dibangun Tahun Depan Setelah Penataan Lahan Selesai

Di tengah tantangan yang dihadapi oleh korban bencana alam, upaya untuk membangun kembali kehidupan mereka terus berjalan. Proses penataan lahan untuk pembangunan rumah bagi korban longsor di Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini berada pada tahap akhir. Dengan progres yang menjanjikan, harapan akan hunian yang aman bagi para korban semakin mendekat.

Progres Penataan Lahan

Data yang diperoleh dari Pemerintah Desa Cibenda menunjukkan bahwa progres cut and fill di lokasi yang direncanakan untuk pembangunan hunian telah mencapai 97 persen. Ini adalah langkah krusial yang diambil untuk memastikan bahwa lahan tersebut siap digunakan sebagai tempat tinggal permanen bagi para korban longsor.

Kepala Desa Cibenda, Abdulrohman, menjelaskan bahwa tanah yang telah disiapkan akan digunakan untuk membangun rumah permanen bagi 27 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak bencana. Lokasi pembangunan terletak di Kampung Bojonghuni RT 04, Desa Cibenda, yang merupakan area yang lebih aman untuk hunian.

Status Proyek

“Saat ini, penataan lahan hampir selesai. Progres cut and fill sudah mencapai 97 persen,” ungkap Abdulrohman pada Selasa, 6 Oktober 2026. Hal ini menunjukkan bahwa tim yang terlibat dalam proyek ini bekerja dengan giat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Setelah penataan lahan rampung, tahap selanjutnya adalah memulai pembangunan fisik rumah-rumah tersebut. Rencananya, proses pembangunan hunian bagi 27 KK ini akan dimulai pada tahun 2027.

Detail Pembangunan Rumah Permanen

Menurut Abdulrohman, rumah yang akan dibangun tidak hanya sekedar tempat tinggal sementara, tetapi merupakan bangunan permanen yang dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga yang terdampak longsor. Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa mereka memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

“Rumah yang akan dibangun adalah permanen. Saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan penataan lahan hingga siap untuk pembangunan,” jelasnya. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam memberikan perhatian penuh kepada para korban bencana.

Sumber Pendanaan

Pembangunan hunian bagi korban longsor ini akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB. Penyiapan lahan sendiri ditangani oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), yang menunjukkan adanya kolaborasi antara berbagai instansi untuk menyelesaikan proyek ini.

  • Pembangunan rumah menggunakan anggaran daerah.
  • Dukungan dari BPBD KBB.
  • Penyediaan lahan ditangani oleh Disperkim.
  • Fokus pada pembangunan hunian yang aman.
  • Proyek dimulai setelah penataan lahan selesai.

Latar Belakang Bencana Longsor

Rencana pembangunan hunian ini merupakan respons atas bencana longsor yang terjadi di Kampung Gintung, Desa Cibenda, pada tahun 2024. Bencana tersebut mengakibatkan hilangnya nyawa dan menciptakan dampak mendalam bagi masyarakat setempat.

Dalam insiden tersebut, delapan orang dilaporkan meninggal dunia, dan dua orang masih dinyatakan hilang. Selain itu, empat orang mengalami luka berat, sementara 33 orang menderita luka ringan. Bencana ini juga memaksa 436 jiwa untuk mengungsi, dan menciptakan kerusakan pada 30 rumah, dua masjid, serta dua madrasah.

Harapan untuk Masa Depan

Abdulrohman berharap, setelah proses penataan lahan selesai, pembangunan rumah dapat segera dilaksanakan pada tahun 2027. “Kami ingin agar 27 KK penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang lebih aman,” pungkasnya. Ini adalah harapan yang tidak hanya untuk mengembalikan tempat tinggal, tetapi juga untuk memulihkan semangat dan kehidupan para korban longsor.

Melalui upaya ini, diharapkan bahwa masyarakat yang terdampak dapat kembali menjalani kehidupan normal dengan rasa aman dan nyaman. Pembangunan rumah korban longsor Cipongkor menjadi simbol harapan dan ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana.

➡️ Baca Juga: Ari Budiman Siap Maju di Musda Golkar Sumedang 2026, 23 PK dan 6 Hasta Karya Dukung Penuh

➡️ Baca Juga: Bantuan Kemenpar untuk Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade Melalui Poltekpar Lombok

Related Articles

Back to top button