sekolah di jerman

Inilah 5 Sistem Pendidikan dan Sekolah di Jerman

Posted on

Sekolah di Jerman  – Sekolah di Jerman mengakomodasi dan melayani siswa dengan berbagai kemampuan yang berbeda-beda. Siswa akan diarahkan menjalani pendidikan yang sesuai dengan minat dan bakatnya. Di luar mata pelajaran tradisional seperti matematika, sains, geografi, sejarah, dan bahasa, sekolah di Jerman juga mengajarkan disiplin dan kejujuran.

Sekolah wajib dimulai saat anak berusia 6 tahun. Secara umum, pemerintah Jerman membiayai pendidikan di sekolah negeri mulai SD hingga Universitas, sehingga jumlah sekolah swasta di Jerman relatif sedikit. Agar jelas, berikut ini ulasan mengenai sekolah di Jerman mulai SD hingga sekolah menengah

Inilah 5 Sistem Pendidikan dan Sekolah di Jerman

sistem sekolah di jerman

1.Kindergarten (TK)

Pendidikan TK bagi anak-anak usia 3-6 tahun adalah tidak wajib, sehingga pemerintah tidak memberikan subsidi atau tidak gratis. Pendidikan TK biasanya diadakan oleh organisasi sosial atau keagamaan. Anak-anak tidak diberikan instruksi formal, mereka berkembang dan belajar bersosialisasi melalui permainan.

2.Grundschule (SD)

Sistem pendidikan di SD atau disebut grundschule bervariasi di tiap negara bagian. Hal ini karena negara bagian bertanggung jawab sendiri atas kebijakan pendidikan. Sebagian besar negara bagian menyelenggarakan grundschule selama 4 tahun, yaitu dari usia 6-10 tahun. Tapi di negara bagian Berlin dan Brandenburg berlangsung 6 tahun, dari usia 6-12 tahun.

Baca Juga:  Ini Caranya Kuliah S2 di Jerman dengan Beasiswa Jerman S2

Di grundschule anak-anak belajar membaca, menulis, dan aritmatika/berhitung. Selain itu mereka juga bisa belajar ilmu sosial, sejarah, geografi, biologi, fisika dan kimia. Siswa juga bisa melatih kreativitasnya dengan belajar seni dan kerajinan. Beberapa grundschule juga ada yang menawarkan pelajaran bahasa asing.

SD di Jerman tidak ada UN. Nilai akhir siswa ditentukan dari laporan kinerja siswa sepanjang mengikuti pembelajaran. Setelah mengevaluasi nilai akhir, guru akan memberikan rekomendasi jenis sekolah menengah yang sesuai dengan kemampuan dan bakat siswa.

3.Secondary education (sekolah menengah)

Ada 4 jenis sekolah yang membentuk sistem pendidikan menengah di Jerman. Sekolah menengah level 1 terdiri dari Hauptschule (kelas 5-9 atau 10), Realschule (kelas 5-10), Gimnasium (kelas 5-10), dan Gesamtschule/sekolah gabungan (kelas 5-9 atau 10).

Setelah menyelesaikan pendidikan kejuruan level 1, siswa akan mengikuti ujian Mittlere Reife yang akan menentukan apakah mereka akan melanjutkan ke vocational training (pelatihan kejuruan), vocational school Secondary Level II (sekolah kejuruan level 2), atau lanjut ke Gymnasium.

•Hauptschule

Hauptschule menawarkan pendidikan kejuruan yang bertujuan menyiapkan siswa siap kerja. Siswa mendapatkan pelajaran umum seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, geografi, sejarah, serta diberi pelajaran mengenai dunia kerja (Arbeitslehre). Mereka dilatih dengan beberapa pelajaran keahlian seperti montir, kelistrikan, ataupun perkayuan.

Baca Juga:  Kuliah Kedokteran Di Jerman Gratis Tanpa Beasiswa

Lulus dari Hauptschule pada usia 15-16 tahun, mereka akan mendapatkan ijazaht Hauptschulabschluss dan biasanya melanjutkan kerja praktek (berufsschule) selama 3 tahun. Begitu lulus pada usia 18 tahun, mereka sudah mandiri dan siap kerja.

•Realschule

Hampir sama dengan haupthschule, realschule juga menekankan pada pendidikan kejuruan. Tapi siswa diberi pelajaran umum yang lebih luas serta diharapkan memiliki tingkat kemandirian yang lebih besar. Lulusan realschule juga berpeluang lebih besar masuk ke Universitas serta memiliki posisi lebih tinggi ketika bekerja di perusahaan.

4. Gymnasium

Siswa dengan nilai grundschule sangat baik melanjutkan pendidikan di gymnasium selama 8-9 tahun sebelum mereka mengambil ujian akhir (Abitur atau Hochschulreife). Pendidikan menengah tingkat II diadakan pada 2 atau 3 tahun terakhir, dimana siswa bisa memilih mata pelajaran pilihan (Leistungskurse). Gymnasium dirancang untuk mempersiapkan siswa yang akan melanjutkan pendidikan di tingkat Universitas.

Baca Juga:  Syarat Utama Diterima Sebagai Mahasiswa Kampus Di Jerman

5. Gesamtschule

Gesamtschule mengkombinasikan sistem pendidikan di hauptschule, realschule dan gymnasium. Tergantung kemampuan mereka, siswa bisa mendapatkan ijazah haupthschule maupun realschule. Siswa yang memiliki nilai memuaskan sampai kelas 9 akan mendapatkan ijazah haupthschule dan akan mendapat ijazah realschule kalau nilainya memuaskan sampai kelas 10.

Gesamtschule biasanya diperuntukkan bagi siswa yang seharusnya masuk ke haupthschule, tapi masih ingin memperbaiki nilai agar bisa masuk ke realschule atau bahkan gymnasium.

Sistem sekolah di Jerman mendorong siswa agar sejak awal fokus ke bidang yang menjadi bakatnya. Ini juga menjadi sebab tingginya kualitas pekerja Jerman, karena mereka sudah ke bidang tertentu sejak sekolah menengah.

Jika Anda tertarik dan ingin tahu lebih banyak mengenai pendidikan Jerman? Hubungi Virtu Education di nomor (021)-300-19-979, WA 0812-89-8000-26 atau kunjungi www.virtueducation.org dengan mengklik baner di bawah ini atau kunjungi Virtueducation di alamat Bellagio Mall Lt UG, Suite 26-27, Mega Kuningan Barat Kav. E4, Jakarta Selatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *