Perbaruan Sistem Team JKT48: Tiga Member Tidak Berpartisipasi dalam Kegiatan Terbaru

Setelah hampir setengah dekade beraktivitas tanpa struktur tim, JKT48 akhirnya kembali menerapkan sistem pembagian tim. Diumumkan secara resmi oleh JKT48 Operation Team (JOT), sistem baru ini akan berlaku efektif mulai 1 April 2026. JKT48 kini dibagi menjadi tiga tim, yaitu Passion, Love, dan Dream, dengan setiap tim akan menjalani pertunjukan perdana atau yang dikenal sebagai Shonichi pada tanggal yang berbeda-beda. Namun, tidak semua member akan berpartisipasi dalam Shonichi mendatang. Ada tiga member yang dipastikan absen, masing-masing dengan alasan yang berbeda.
Perbaruan Sistem Team JKT48
Perubahan signifikan ini bermula dari pengumuman resmi oleh JKT48 Operation Team (JOT) tentang pengaktifan kembali sistem pembagian tim. Sistem ini akan mulai berlaku pada 1 April 2026, setelah member JKT48 menjalani aktivitas tanpa pembagian tim selama kurang lebih lima tahun. Dalam struktur baru ini, JKT48 dibagi menjadi tiga tim, yaitu Passion, Love, dan Dream.
Setiap tim akan mengadakan pertunjukan perdana atau Shonichi pada tanggal yang berbeda. Selain itu, setiap tim juga akan memperkenalkan lagu dan music video baru sebagai bagian dari era baru JKT48. Meski begitu, ada tiga member yang tidak akan berpartisipasi dalam Shonichi yang akan digelar pada bulan April.
Member yang Tidak Berpartisipasi dalam Shonichi
Ada tiga member JKT48 yang dipastikan tidak akan mengikuti Shonichi yang akan digelar pada bulan April. Mereka adalah Amanda dari Team Dream, Feni dari Team Passion, dan Gendis dari Team Dream. Alasan ketidakhadiran mereka bervariasi, mulai dari kelulusan, hiatus, hingga masa skorsing.
Amanda – Team Dream
Amanda telah mengumumkan kelulusannya dari JKT48 pada 21 Oktober 2025. Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangkaian konser bertajuk The First Snow yang digelar pada 20 Desember 2025. Keputusan tersebut diambil karena Amanda mengalami cedera di beberapa bagian tubuhnya sehingga harus fokus pada proses pemulihan. Meski JOT sempat mengumumkan bahwa Amanda akan menjadi bagian dari Team Dream, ia dijadwalkan menggelar acara kelulusannya pada 29 Maret 2026. Karena perbedaan waktu tersebut, Amanda dipastikan tidak akan tampil dalam Shonichi Team Dream yang dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.
Feni – Team Passion
Member lainnya yang dipastikan absen adalah Feni dari Team Passion. Sejak 1 Agustus 2025, Feni menjalani masa hiatus dari aktivitas JKT48. Ia memilih fokus pada kegiatannya bersama grup QUADLIPS yang berbasis di Thailand. Team Passion sendiri dijadwalkan menggelar Shonichi pada 11 April 2026. Beberapa waktu lalu, Feni sempat membagikan momen kebersamaan saat buka puasa bersama Team Passion melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan rasa bahagia dapat kembali berkumpul dengan para member. Meski begitu, Feni juga menyampaikan bahwa dirinya masih belum dapat mengikuti Shonichi karena masa hiatusnya masih berlangsung.
Gendis – Team Dream
Selain Amanda, Team Dream juga harus tampil tanpa Gendis pada Shonichi mendatang. Member yang merupakan salah satu anggota termuda di team tersebut saat ini sedang menjalani masa skorsing karena melanggar peraturan yang berlaku di JKT48. Masa skorsing Gendis berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 17 Februari hingga 17 Mei 2026. Selama periode tersebut, ia tidak diperbolehkan mengikuti seluruh aktivitas, proyek, maupun event yang berkaitan dengan JKT48. Hal ini membuat Gendis juga harus melewatkan Shonichi Team Dream yang akan digelar pada 18 April 2026.
Walaupun tidak tampil dengan formasi lengkap, Shonichi dari ketiga tim tetap menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para penggemar. Kembalinya sistem tim juga menandai babak baru dalam perjalanan JKT48 setelah sekian lama berjalan tanpa pembagian tim.
➡️ Baca Juga: Optimasi Produktivitas Cerdas dengan Lini Laptop Lenovo Aura Edition
➡️ Baca Juga: Persija Jakarta Bergerak Cepat di Bursa Transfer, Ternyata Begini Alasan di Baliknya




