Calon Pengantin Diberi Panduan Mengelola Keuangan untuk Hindari Jeratan Pinjol

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan jeratan pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol), penting bagi calon pengantin untuk memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan. Dalam upaya mencegah masalah keuangan di masa depan, Tim Penggerak PKK Kota Makassar mengadakan kegiatan KISAH (Keluarga Indonesia Sejahtera dan Harmonis) yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pasangan yang akan menikah. Kegiatan ini menekankan pentingnya membangun masa depan yang sehat secara finansial, jauh dari utang yang dapat membebani kehidupan rumah tangga.
Pentingnya Pengelolaan Keuangan untuk Calon Pengantin
KISAH merupakan program unggulan dari Pokja I TP PKK Kota Makassar yang melibatkan berbagai elemen, termasuk pengurus PKK dan pasangan calon pengantin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa membangun fondasi keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan dan mental, tetapi juga sangat berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Dalam konteks ini, calon pengantin diharapkan untuk saling berdiskusi tentang isu keuangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga bersama.
Diskusi Terbuka Mengenai Keuangan
Sangat penting bagi calon pengantin untuk membicarakan masalah keuangan secara terbuka sebelum menikah. Hal ini mencakup berbicara tentang pendapatan masing-masing, bagaimana cara mengelola penghasilan, serta kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi. Kesepakatan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan juga harus dibuat sejak awal. Jika tidak, masalah ini dapat menjadi sumber konflik di kemudian hari.
- Diskusikan pendapatan dan pengeluaran
- Sepakati tanggung jawab pengelolaan keuangan
- Tentukan kebutuhan keluarga yang harus dipenuhi
- Rencanakan untuk masa depan
- Jaga komunikasi yang baik mengenai keuangan
Pentingnya Keputusan Keuangan yang Bijak
Pada acara KISAH, Kamelia Thamrin Tantu, Ketua Bidang I TP PKK Kota Makassar, menekankan bahwa penguatan ketahanan keluarga harus diimbangi dengan kemampuan untuk mengambil keputusan keuangan yang bijak. Dalam hal ini, edukasi tentang pengelolaan keuangan menjadi kunci untuk menciptakan keluarga yang stabil dan sejahtera.
Materi Pengelolaan Keuangan dari Ahli
Acara ini juga menghadirkan Nadhilah Avissa Nashar, Asisten Manager Analisis Divisi Pengawasan Perilaku PUJK, sebagai pemateri. Ia memberikan materi berjudul “Keluarga Bahagia, Financial Tertata: Kenali Pengelolaan Keuangan dan Waspadai Aktivitas Keuangan Ilegal”. Dalam pemaparannya, Nadhilah menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan yang sederhana namun efektif dalam keluarga.
- Membedakan antara kebutuhan dan keinginan
- Menyusun prioritas pengeluaran
- Menyiapkan dana untuk kebutuhan masa depan
- Berhati-hati terhadap tawaran keuangan yang merugikan
- Menjaga kewaspadaan terhadap keuntungan cepat
Komunikasi dan Nilai-Nilai Agama dalam Keluarga
Pemateri kedua, Penyuluh Agama Syamsiah, juga turut memberikan pencerahan mengenai penguatan ketahanan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Dalam sesi ini, ia menasihati calon pengantin untuk membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan menjalankan tanggung jawab bersama dalam rumah tangga. Nilai-nilai agama juga ditekankan sebagai landasan dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam keluarga.
Strategi Membangun Keluarga Bahagia
Untuk menciptakan keluarga yang harmonis, calon pengantin disarankan untuk:
- Membangun komunikasi yang transparan
- Menjalin rasa saling menghargai
- Berkomitmen untuk bertanggung jawab secara finansial
- Menetapkan tujuan keuangan bersama
- Mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam keputusan keuangan
Kesadaran akan Risiko Keuangan
Dalam era digital saat ini, risiko terhadap aktivitas keuangan ilegal semakin meningkat. Calon pengantin harus memiliki kesadaran yang tinggi akan hal ini. Edukasi mengenai pinjaman online dan judi online menjadi sangat penting untuk mencegah terjerat dalam masalah finansial.
Mewaspadai Tawaran yang Menggiurkan
Calon pengantin perlu waspada terhadap tawaran investasi atau pinjaman yang terlihat terlalu baik untuk menjadi kenyataan. Banyak penawaran yang mungkin menjanjikan keuntungan cepat, namun dapat berujung pada jeratan utang yang parah. Oleh karena itu, memahami berbagai tawaran dan melakukan riset sebelum mengambil keputusan keuangan sangatlah penting.
Membangun Fondasi Keuangan Sejak Awal
Untuk menciptakan kehidupan rumah tangga yang stabil, penting untuk membangun fondasi keuangan yang kuat dari awal. Ini termasuk menyusun anggaran, mengatur pengeluaran, dan menabung untuk masa depan. Dengan strategi yang tepat, calon pengantin dapat menghindari utang dan menjalani kehidupan yang lebih tenang.
Penganggaran yang Efektif
Berikut adalah beberapa langkah untuk membuat anggaran yang efektif:
- Tentukan sumber pendapatan bulanan
- Catat semua pengeluaran, baik yang tetap maupun variabel
- Tentukan batas untuk setiap kategori pengeluaran
- Evaluasi pengeluaran bulanan dan sesuaikan jika perlu
- Selalu sisihkan dana untuk tabungan atau investasi
Kesimpulan
Pendidikan tentang pengelolaan keuangan untuk calon pengantin sangatlah penting dalam mencegah masalah finansial di masa depan. Dengan memahami cara mengelola keuangan, berkomunikasi secara terbuka, dan mengambil keputusan yang bijak, calon pengantin dapat membangun fondasi yang kuat untuk kehidupan rumah tangga mereka. Kegiatan seperti KISAH adalah langkah awal yang baik untuk mempersiapkan masa depan yang sejahtera dan bahagia.
➡️ Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian Turun pada Selasa, 17 Maret 2026
➡️ Baca Juga: Pendaftaran Program Pascasarjana UGM 2026: Pilihan Jalur Seleksi dan Jadwal Resmi



