kpkgg
Daerah

Sekolah Ternak Dompet Dhuafa Yogyakarta Siapkan Peternak Menghadapi Perubahan Industri

Jakarta – Dompet Dhuafa Yogyakarta melalui Dompet Dhuafa Farm Yogyakarta kembali meluncurkan Sekolah Ternak Batch 4 dengan tema “Beternak Kambing di Era Sekarang”. Acara ini dilaksanakan di DD Farm Pundong, Bantul, pada tanggal 27 September 2026, dan dihadiri oleh 30 peserta yang berasal dari kalangan peternak lokal serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan dalam pengembangan peternakan domba dan kambing.

Transformasi dalam Industri Peternakan

Perubahan yang terjadi dalam industri peternakan dari tahun ke tahun menjadi salah satu faktor pendorong diadakannya kegiatan ini. Melalui Sekolah Ternak, para peserta diajak untuk memahami berbagai strategi yang bisa diterapkan agar usaha peternakan mereka tetap berjalan dan bahkan berkembang di tengah dinamika dan perubahan yang terjadi di lapangan.

Agenda Rutin yang Mendidik

Sekolah Ternak merupakan bagian dari program tahunan Dompet Dhuafa Farm Yogyakarta yang berfungsi sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat. Selain memberikan wawasan tentang pengelolaan peternakan yang efektif, program ini juga berfungsi sebagai sarana untuk memperluas jaringan dan membangun relasi antar pelaku usaha di bidang peternakan.

Strategi untuk Bertahan dalam Perubahan

Menurut Satya Jati, Manajer Dompet Dhuafa Farm Yogyakarta, kondisi peternakan yang terus berubah mengharuskan pelaku usaha untuk menyiapkan strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa peternak tidak hanya memerlukan pengetahuan teknis, tetapi juga pentingnya membangun jejaring untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka.

“Kondisi peternakan saat ini menunjukkan adanya anomali dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, sehingga peternak harus merumuskan strategi yang efektif agar dapat bertahan dan terus berproduksi. Oleh karena itu, Sekolah Ternak menjadi platform untuk berbagi pengetahuan bagi peternak dan masyarakat yang ingin terlibat dalam beternak kambing dan domba, serta membangun jejaring yang berlandaskan pada kesejahteraan peternak,” ungkap Satya.

Pengalaman Praktis dari Ahlinya

Kegiatan ini menghadirkan dua pemateri berpengalaman di bidang peternakan, yaitu Taufik Mawaddani dan Satya Jati. Taufik adalah pemilik Merapi Farm, Ketua Petani Milenial Sleman, dan Ketua Koperasi PPKDY, sedangkan Satya merupakan Manajer Dompet Dhuafa Farm Yogyakarta dan BRILiaN Farm Yogyakarta.

Proses pembelajaran berlangsung secara interaktif, di mana pemateri memberikan pemaparan materi yang diikuti dengan diskusi. Para peserta aktif bertanya dan membahas berbagai studi kasus yang relevan dengan tantangan yang mereka hadapi dalam dunia peternakan.

Menghubungkan Teori dengan Praktik

Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mencakup pengalaman praktis dalam menjalankan usaha peternakan. Diskusi ini memberi kesempatan bagi peserta untuk mengaitkan informasi yang diperoleh dengan kondisi usaha peternakan yang mereka jalani.

Kunjungan Langsung ke Lokasi Peternakan

Selain mengikuti sesi pembelajaran di dalam kelas, peserta juga diajak untuk melakukan kunjungan ke kandang di DD Farm Pundong. Dalam kunjungan ini, mereka dapat melihat secara langsung proses pengelolaan peternakan, termasuk area pembiakan (breeding) dan penggemukan (fattening).

Selama kunjungan, peserta mengamati berbagai aktivitas yang dilakukan oleh pekerja kandang sehari-hari, antara lain:

  • Proses pencampuran pakan ternak
  • Penerapan desain kandang yang efisien
  • Formulasi pakan untuk mendukung pemeliharaan ternak
  • Manajemen kesehatan ternak
  • Kegiatan pemantauan pertumbuhan ternak

Testimoni Peserta Sekolah Ternak

Salah satu peserta, Bayu, peternak lokal dari Imogiri, Bantul, memberikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Sekolah Ternak Batch 4. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan wawasan baru serta membuka peluang untuk membangun jaringan dengan sesama peternak.

“Saya sangat senang bisa mendapatkan ilmu baru tentang beternak domba dan memperluas jaringan dengan peternak lainnya. Harapannya, Sekolah Ternak dapat diadakan setiap tahun agar pengetahuan yang diperoleh tetap mutakhir dan jejaring peternak semakin luas,” kata Bayu.

Harapan untuk Masa Depan Peternakan

Dompet Dhuafa Yogyakarta berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu semakin banyak peternak dan calon peternak untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan mereka dalam mengelola usaha. Pengetahuan dan keterampilan ini diharapkan dapat mempermudah pelaku peternakan dalam menjalankan usaha dengan lebih baik dan meraih hasil yang optimal.

Ke depan, diharapkan Sekolah Ternak akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai ruang pembelajaran bagi masyarakat. Selain memperbarui pengetahuan mengenai peternakan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperluas jaringan antar pelaku usaha, sehingga manfaatnya dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.

➡️ Baca Juga: Proyek Penyediaan Air Minum di Lhokseumawe: Solusi untuk Kebutuhan Masyarakat

➡️ Baca Juga: PSG x Jordan Rilis Jersey Kelima 2025-2026: Definisi ‘Classy’ dan Energi Malam Kota Paris

Related Articles

Back to top button