toefl itp

TOEFL ITP: Pengertian, Struktur dan Skornya

Posted on

TOEFL ITP – Banyak universitas di luar negeri yang menjadikan bukti kemampuan berbahasa Inggris atau English Proficiency sebagai persyaratan untuk mendaftar universitas. Seperti yang telah kita ketahui bahwa, jika ingin mendaftar beasiswa salah satu syarat utamanya adalah melampirkan bukti kemampuan bahasa Inggris.

Pada umumnya sertifikat bahasa Inggris yang diperlukan adalah TOEFL, IELTS, atau TOEIC. Pada IELTS dan TOEIC hanya terdiri dari 1 jenis ujian saja, tetapi berbeda dengan TOEFL yang terdiri dari bermacam-macam jenis.

TOEFL merupakan jenis tes kemampuan bahasa Inggris yang paling umum dan sudah diterima secara resmi oleh hampir seluruh lembaga pendidikan di dunia. TOEFL terbagi menjadi 4 bagian, yaitu ada PBT (Paper Based Test), CBT (Computer Based Test), IBT (Internet Based Test), dan ITP (Institutional Testing Program).

Yang paling banyak digunakan oleh lembaga pendidikan adalah TOEFL PBT dan IBT. Untuk TOEFL CBT bahkan sekarang sudah tidak digunakan lagi karena sudah digabungkan dengan TOEFL IBT. Tetapi diantara beberapa jenis tes TOEFL yang disebutkan diatas, hanya TOEFL IBT yang diterima secara global.

Namun, di Indonesia TOEFL ITP tidak kalah populer dengan TOEFL IBT. Selain biayanya lebih murah dari TOEFL IBT, beberapa institusi masih menerima TOEFL ITP. Nah, apa itu TOEFL ITP dan bagaimana struktur tesnya bisa Anda simak berikut ini.

Apa Itu TOEFL ITP?

Sebelum kita membahas mengenai TOEFL ITP, kita harus tahu dulu apa itu TOEFL. TOEFL yang merupakan kepanjangan dari Test Of English as a Foreign Language adalah sebuah tes yang dijadikan sebagai salah satu tolak ukur untuk mengetahui apakah orang tersebut memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik atau tidak.

ETS merupakan badan internasional penyelenggara dan menjadi pemilik tes TOEFL secara resmi. Oleh sebab itu, sertifikat TOEFL yang diakui secara resmi oleh seluruh dunia yang memiliki lambang ETS.

Baca Juga:  Apa Itu TOEFL ITP? Dan Ada Berapakah Jenis Soal-Soalnya?

TOEFL ITP adalah kepanjangan dari Institutional Testing Program. TOEFL ITP merupakan salah satu jenis tes TOEFL yang hanya digunakan untuk kebutuhan institusi. Berdasarkan aturannya, TOEFL ITP tidak dapat dipakai untuk mendaftar admission kuliah atau beasiswa di luar negeri, tetapi TOEFL ITP hanya digunakan untuk kebutuhan internal institusi saja.

Struktur Tes TOEFL ITP

Struktur Tes TOEFL ITP

Tes TOEFL ITP struktur pengerjaannya sama seperti dengan TOEFL PBT yang menggunakan kertas dalam ujian. Sehingga perlengkapan tes yang sudah pasti Anda perlukan adalah seperti pensil 2B, penghapus, rautan, serta alas untuk menulis lembar jawaban.

Pada umumnya, TOEFL ITP ini digunakan apabila ingin melamar kerja seperti ke perusahaan multinasional, perusahaan pemerintah (BUMN), bahkan sampai PNS. Tetapi, TOEFL ITP juga bisa digunakan untuk mencari beasiswa yang levelnya masih di dalam negeri.

Pada saat tes TOEFL ITP strukturnya hampir sama seperti TOEFL PBT, dimana dalam ujian akan dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

• Listening Comprehension (Kemampuan Mendengarkan)

Pada bagian ini, kita akan diberikan 50 soal pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda dan soal tersebut harus kita selesaikan dalam waktu 35 menit saja. Sistem ujiannya, nanti kita akan mendengarkan 3 bentuk percakapan yang berbeda yaitu percakapan pendek (short dialogue), percakapan panjang (long dialogue), dan percakapan monolog (monolog dialogue).

Kemudian Anda akan diminta untuk menjawab dari setiap pertanyaan yang sudah didengarkan oleh audio. Disarankan untuk segera menjawab pertanyaan dan langsung melingkari jawaban yang Anda rasa benar.

Karena audio hanya akan diputar satu kali saja tidak ada pengulangan. Oleh sebab itu, Anda harus bisa fokus mendengarkan selama sesi ini supaya tidak ketinggalan dan paham apa maksud dari percakapan.

• Structure and Written Expression

Pada bagian ini merupakan bagian yang sulit bagi beberapa orang. Di bagian ini Anda harus menjawab sebanyak 40 soal hanya dalam waktu 25 menit saja. Oleh sebab itu, diperlukan persiapan yang matang untuk dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan tepat.

Pada tes ini, kemampuan grammar Anda benar-benar akan diuji. Pada soal bagian ini akan diberikan 2 jenis model pertanyaan yang berbeda, yaitu bagian pertama Anda akan diminta untuk melengkapi suatu kalimat yang rumpang dalam bentuk pilihan ganda.

Selanjutnya bagian kedua, Anda akan diminta untuk mencari kesalahan bentuk penulisan dalam suatu kalimat. Kemampuan grammar Anda harus diasah secara rutin sebelum melakukan tes ini.

Baca Juga:  Beasiswa S2 Luar Negeri Jerman Tanpa Syarat Toefl di Negara Maju, Pelajari ketentuannya.

• Reading Comprehension (Kemampuan Membaca)

Ini adalah bagian terakhir dari tes TOEFL ITP yang cukup menguras tenaga untuk mengerjakannya. Anda akan diberikan sebanyak 50 soal yang harus Anda selesaikan dalam waktu 55 menit. Menurut pengalaman orang yang sudah mengikuti ujian ini, kemampuan kosakata Anda akan diuji.

Itu sebabnya, jika ingin mendapatkan hasil yang maksimal Anda harus rajin memperkaya kosakata Anda. Pada bagian ini Anda akan diminta untuk menjawab menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan wacana yang sudah tersedia pada lembar soal.

Wacana yang diberikan bukan merupakan wacana ringan sehari-hari tetapi memiliki tema yang cukup berat. Contoh tema yang sering dijadikan wacana pada tes ini diantaranya mengenai sejarah, ekonomi, kesehatan, teknologi, dan lainnya yang bersifat ilmiah. Pertanyaan yang ditanyakan juga beragam seperti persamaan kata, maksud atau inti dari wacana yang disajikan, serta kesimpulan apa yang bisa diambil dari wacana.

Sebelum melakukan tes bagian ini Anda disarankan untuk sering membaca bacaan dengan bahasa Inggris dan menambah daftar jumlah kata yang banyak. Sehingga Anda sudah terbiasa dengan bacaan yang panjang dan terbiasa untuk mencari inti serta kesimpulan dari wacana tersebut.

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa total untuk keseluruhan soal TOEFL adalah 140 soal yang harus Anda selesaikan dalam waktu 115 menit saja. Sedikit tips bagi Anda yang ingin melakukan tes TOEFL selain menyiapkan mental dan materi yang sudah dipelajari, Anda juga harus mengatur strategi dalam menjawab soal dan memperhitungkan berapa banyak waktu yang diberikan untuk menyelesaikan semua soal.

Jangan terlalu terpaku hanya dengan 1 soal saja sehingga soal-soal yang lain banyak yang tidak terselesaikan. Kerjakan yang mudah terlebih dahulu kemudian kerjakan yang dirasa sulit. Jika Anda sudah selesai menjawab semua soal yang diberikan, Anda bisa untuk memeriksa kembali apakah jawaban Anda sudah benar atau belum.

Tetapi, tips berikut hanya berlaku untuk bagian soal Structure and Written Expression dan Reading Comprehension. Pada bagian Listening Comprehension, tipsnya jelas berbeda karena pada bagian ini Anda hanya memerlukan fokus yang tinggi ketika mendengarkan audio.

Sebelum audio dimulai, lebih baik Anda baca terlebih dahulu pilihan gandanya, karena dari jawaban pilihan ganda Anda akan lebih mudah menebak pertanyaan apa yang kira-kira akan ditanyakan oleh speaker.

Ketika mendapatkan jawaban Anda harus langsung melingkari jangan hanya menitikkan saja mengingat waktu yang diberikan sangat terbatas Anda harus pintar dalam mengatur waktu.

Berapa Skor TOEFL yang Harus Diperoleh?

Skor TOEFL

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa TOEFL ITP memiliki sistem yang sama seperti TOEFL PBT yang membedakannya adalah fungsi sertifikat dan tujuan Anda mengambil tes untuk apa. TOEFL ITP mempunyai range skor dari 310 untuk nilai terendah dan 677 untuk nilai tertinggi.

Baca Juga:  Cara Memilih Tempat Kursus Toefl Surabaya Terbaik

Tetapi, setiap instansi memiliki ambang minimum tersendiri tergantung dengan kebutuhan Anda. Jika Anda ingin melamar pada perusahaan BUMN atau ingin mengambil gelar master atau S2, maka skor yang harus Anda peroleh minimal 500.

Namun, jika Anda ingin melamar sebagai PNS atau perusahaan umum lainnya, skor yang harus Anda peroleh adalah minimal 450. Dan jika Anda ingin mencari beasiswa dalam negeri seperti LPDP atau beasiswa yang diberikan oleh berbagai instansi dalam negeri, maka minimal skor yang harus Anda peroleh adalah 550.

Berapa Lama Masa Berlaku Sertifikat TOEFL ITP?

Pada umumnya semua sertifikat tes TOEFL mulai dari PBT. IBT, dan ITP memiliki masa berlaku selama 2 tahun saja sejak sertifikat dikeluarkan. Oleh sebab itu, jika Anda sudah memiliki sertifikat TOEFL sebelumnya Anda harus jeli memeriksa apakah sertifikat Anda masih berlaku atau sudah habis.

Jika sudah habis Anda harus mengikuti tes TOEFL ulang dengan biaya dan minimal skor yang sama.

Berapa Biaya yang Harus Dikeluarkan untuk Sekali Tes?

Tes TOEFL ITP adalah salah satunya tes kemampuan bahasa Inggris yang harganya masih terjangkau jika dibandingkan dengan tes kemampuan lainnya. Untuk tes TOEFL ITP, Anda hanya perlu mengeluarkan biaaya sekitar Rp 475.000 – Rp 600.000 tergantung dari siapa penyelenggara tes tersebut. Harga ini sangat terjangkau sehingga menjadikan TOEFL ITP sebagai salah satu tes favorit dan banyak digunakan di Indonesia.

Itulah penjelasan mengenai pengertian dari TOEFL ITP dan hal-hal yang harus Anda ketahui sebelum melakukan tes TOEFL ITP. Jangan lupa untuk mempersiapkan diri dari jauh-jauh hari agar akan memperoleh hasil yang maksimal.

Dan apabila Anda berminat mengikuti kursus TOEFL ITP maka bisa klik banner diatas ini untuk informasi lebih lanjut, semoga bermanfaat.