Jangan Panik, Ini 4 Tips Simpel Menghadapi Ujian TOEFL

Posted on

Ujian Toefl – Tentunya menghadapi ujian TOEFL bagi mereka yang sudah pernah mengikuti ujian TOEFL bukanlah menjadi masalah yang sulit, namun bagi mereka seorang pemula yang baru pertama kali pasti akan merasa panik dan rasa deg-degan pasti akan hadir.

Bahkan, perasaan was – was dan takut gagal selalui menghantui pikiran mereka terlebih lagi jika skor yang diharapkan tidak tercapai alhasil cita – cita untuk mengikuti beasiswa dan belajar ke luar negeri pupus sudah.

Baca Juga:  GMAT Adalah Graduate Management Admission, Ini 3 Tes GMAT

Sebenarnya tidak perlu panik dan khawatir berlebih ketika menghadapi ujian TOEFL, cukup mempersiapkan diri dengan belajar sungguh – sungguh dan selalu mengulang kembali materi yang sedang dipelajari maka kekhawatiran kita akan berbuah manis.

Jangan Panik, Ini 4 Tips Simpel Menghadapi Ujian TOEFL

Dalam hampir sebagian besar kasus rasa panik memang selalu menghantui mereka yang tidak mempersiapkan ujian TOEFL secara matang, namun Anda tak perlu panik karena berikut di bawah ini Kami akan menjelasakannya langsung kepada Anda, diantaranya:

1. Persiapan Waktu Belajar Sebaik Mungkin

Tips simpel menghadapi ujian TOEFL yang pertama adalah cobalah untuk memperisiapkan waktu belajar sebaik mungkin dan cobalah belajar sesuai dengan jam belajar kita agar materi dapat terserap dengan baik.

Jangan mencoba untuk mengganti waktu belajar jika tidak terdesak karena tubuh kita akan beradaptasi ulang untuk membiasakan diri belajar di lain waktu yang biasanya kita gunakan untuk belajar.

Baca Juga:  Alamat Kursus GMAT Jakarta dan 5 Tips Menghadapi GMAT

Dan jangan memaksakan untuk terus belajar jika tubuh sudah lelah, maka cobalah untuk beristirahatlah, karena dengan istirahat yang cukup maka pikiran akan lebih mudah untuk berkonsentrasi lebih baik dan materi akan terserap dengan sempurna.

Selain itu mintalah dengan baik dan sopan pada orang tua atau teman-teman maupun saudara kita untuk tidak mengganggu sementara waktu ketika kita belajar. Ambil rentang waktu minimal 3 – 2 bulan untuk belajar sebelum kita menghadapi ujian TOEFL agar tidak mengulang lagi dan menghemat waktu dan biaya.

2. Pemilihan Materi Belajar yang Tepat

Tips simpel menghadapi ujian TOEFL yang selanjutnya adalah coba untuk memilih materi belajar yang tepat, karena materi yang biasanya diujikan dalam ujian TOEFL adalah listening (mendengarkan), reading (membaca), tata bahasa (grammar) dan Percakapan (conversation).

Perlu diingat materi TOEFL lebih cenderung akademis dan ilmiah dibandingakan dengan TOEIC yang memang diujikan untuk komunikasi sehari – hari.

Tips menghadapinya adalah pilihlah buku panduan yang sesuai dengan kebutuhan kita terlebih dahulu, jangan memaksakan diri untuk mengkaji buku dengan bobot materi yang sulit di mana akan membuat kita semakin tidak mengerti untuk belajar dari sisi mana terlebih dulu.

Saat materi yang pertama kali kita pilih dirasa sudah mampu dikuasai maka kita dapat meningkatkan bobot materi pada tingkatan selanjutnya.

3. Pilih Metode Belajar yang Sesuai

Selain pemilihan materi belajar yang tepat maka ada langkah selanjutnya adalah dengan memilih metiode belajar yang sesuai dengan Anda, diantaranya:

A. Listening

Dalam sesi listening cobalah untuk terus mendengarkan percakapan dalam bahasa Inggris secara teratur yang mana kita dapat melatihnya dengan mendengarkan lagi atau menonton film.

Baca Juga:  Mengintip, 9 Cara Cepat Belajar Bahasa Inggris Bagi Pemula

Untuk percakapan film dapat kita dengar langsung tanpa harus melihat teks terjemahan atau menghilangkan teks terjemahan dari layar televisi. Temukan kata – kata yang tidak dimengerti kemudian carilah artinya di kamus.

B. Reading

Dalam sesi reading peserta ujian akan diminta untuk mencari jawaban dari soal yang sudah disediakan pada artikel yang cukup panjang. Membutuhkan ketelitian dan ketepatan dalam menemukan jawaban dala artikel yang tidak sedikit.

Tipsnya adalah cobalah berlatih untuk membahasa soal – soal ujian TOEFL dan biasakan untuk membaca dalam artikel bahasa Inggris.

C. Grammar

Materi grammar (tata bahasa) sebenarnya termasuk dalam sesi reading, namun lebih mengedepankan gramatikal sebagai materi yang diujikan.

Baca Juga:  5 Cara Belajar Grammar Bahasa Inggris yang Paling Efektif

Tipsnya adalah kita dapat belajar dari 16 tenses bahasa inggris yang banyak tersedia gratis di internet. Kunci utama dalam belajar grammar adalah perbanyak membahas soal yang berisi tentang gramatikal sampai benar – benar memahami betul seperti apa bentuk grammar dalam bahasa Inggris.

D. Conversation

Hal – hal yang biasanya ditanyakan dalam sesi conversation biasanya berupa latar belakang keluarga kita, tujuan kita mengambil ujian TOEFL, sudah berapa lama belajar bahasa Inggris, dan cita – cita ke depannya seperti apa.

Penilaian berdasarkan pada lancarnya kita berbicara dan hubungan antara pertanyaan dan jawaban yang diberikan apakah sudah sesuai atau tidak.

Penggunaan istilah ilmiah akan lebih membantu meningkatkan nilai percakapan maka jangan malu untuk menggunakan istilah – istilah ilmiah dalam bahasa Inggris.

4. Mengikuti Kursus Persiapan Menghadapi TOEFL

Jika kita merasa belajar sendiri kurang efektif dan membosankan maka kita dapat memilih untuk mendaftarkan diri pada lembaga pendidikan bahasa inggris dengan program persiapan TOEFL di Westwoodprep yang merupakan salah satu Premium Provider of Tes Preparation.

TOEFL Terbagi Menjadi 3 Jenis

Umumnya sebelum Anda masuk ke salah satu tempat kursus TOEFL, tim konsultan akan menjelaskan lebih rinci mengenai TOEFL dan seperti apa ujian TOEFL dan bagaimana metode yang sesuai dengan kita nantinya.

Perlu Anda ketahui bahwa TOEFL terbagi menjadi tiga jenis sejak kemunculan pertamanya sampai saat ini, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. TOEFL Paper Based Test (PBT)

Program yang pertama kali muncul pada pertengahan tahun 1960 an yang menggunakan kertas jawaban sebagai alat bantu peserta ujian.

Pengoreksian akan dilakukan secara manual diperiksa satu persatu masing – masing kertas jawaban. Sistem PBT sudah lama ditinggalkan pada pertengahan tahun 90 an sejak ditemukannya sistem computer based test (CBT) yang lebih canggih.

2. TOEFL Computer Based Test (CBT)

Program TOEFL yang muncul pada pertengahan 1990 an yang menggunakan komputer sebagai alat menjawab soal, namun tidak terkoneksi dengan internet.

Soal-soal biasanya disediakan dalam komputer dan peserta ujian hanya tinggal menjawab soal pada layar yang tertera, jika sudah selesai mengerjakan ujian maka peserta ujian wajib menyimpan hasil ujiannya pada folder yang telah ditentukan.

3. TOEFL Internet Based Test (IBT)

Program TOEFL yang muncul pada tahun 2005 dan masih dipakai hingga sekarang. Sistem IBT menggunakan koneksi internet sebagai media mengerjakan soal.

Soal ujian didatangkan langsung dari pusatnya (misal di Amerika Serikat) dan langsung dikerjakan oleh peserta ujian di belahan bumi bagian lain.

Umumnya skor nilai akan langsung terlihat ketika menggunakan sistem IBT karena pada program penguji sudah terpasang program yang menyeleksi mana jawaban yang salah dan yang benar.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai 4 tips Simpel menghadapi ujian TOEFL dan jika misalkan Anda berminat untuk mengikuti kursus TOEFL maka Anda bisa datang langsung ke Westwoodprep atau Anda bisa juga berkonsultasi langsung dengan tim konsultan Kami di nomer ‎‎0812 100600 75

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *