Pertamina Kalimantan Mempersiapkan Infrastruktur Energi Menghadapi Arus Mudik

Menghadapi musim mudik yang identik dengan lonjakan kebutuhan akan energi, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mencoba merancang strategi yang matang. Melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pertamina berupaya memastikan bahwa pasokan bahan bakar dan LPG tidak terganggu dan dapat terdistribusi dengan baik selama periode mudik Lebaran.
Persiapan Pertamina Kalimantan Menghadapi Arus Mudik
Isfahani, sebagai Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menekankan bahwa kesiapan infrastruktur energi adalah faktor penting dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri dengan nyaman. Ia mengungkapkan hal ini saat diwawancarai di Banjarmasin pada Jumat (13/3).
“Kami telah mempersiapkan segala aspek operasional, mulai dari stok hingga distribusi, untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi selama periode mudik dan arus balik,” ungkap Isfahani. “Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang dan nyaman.”
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik
Pertamina memperkirakan bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sedangkan puncak arus balik diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Tren Konsumsi Energi Selama Ramadhan dan Idul Fitri
Mengacu pada data tahun sebelumnya, konsumsi bahan bakar jenis gasoline dan LPG diprediksi akan meningkat sepanjang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Sementara itu, konsumsi gas oil dan minyak tanah diprediksi akan mengalami penyesuaian seiring perubahan aktivitas masyarakat.
Infrastruktur Energi Pertamina Kalimantan
Untuk memastikan kelancaran distribusi energi, Pertamina telah menyiapkan sejumlah infrastruktur. Di antaranya adalah 16 terminal BBM, tiga terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU, 558 Pertashop, 527 agen LPG, 52 SPBE, serta 13 agen minyak tanah yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan.
Dukungan penyaluran energi juga diperkuat dengan 762 unit mobil tangki dan 99 unit skidtank. Infrastruktur ini dipersiapkan agar distribusi energi dapat menjangkau berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil.
Pelayanan Tambahan Selama Arus Mudik
Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menambahkan bahwa sejumlah layanan tambahan juga telah disiapkan. Layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang melintas di jalur-jalur utama, seperti jalur tol dan jalur wisata.
“Kami menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM, mobil tangki standby serta empat unit Serambi MyPertamina yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai titik istirahat,” kata Edi.
“Ramadhan dan Idul Fitri adalah momen yang sangat berarti bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan energi selalu terjaga demi mendukung setiap perjalanan dan aktivitas masyarakat Kalimantan,” tambah Edi.
➡️ Baca Juga: PSG x Jordan Rilis Jersey Kelima 2025-2026: Definisi ‘Classy’ dan Energi Malam Kota Paris


