PLN dan TNI Kolaborasi untuk Meningkatkan Profesionalisme Petugas di Wilayah 3T Sulut

Dalam upaya mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Sulawesi Utara, PLN menggandeng TNI Angkatan Laut. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme petugas di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sehingga mereka dapat memberikan layanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Pentingnya Peningkatan Profesionalisme Petugas di Wilayah 3T
Wilayah 3T di Indonesia, termasuk Kabupaten Kepulauan Sangihe, sering kali menghadapi tantangan dalam hal infrastruktur dan layanan publik. Terutama dalam penyediaan listrik, di mana keandalan pasokan sangat bergantung pada kesiapan petugas di lapangan. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme petugas di daerah ini menjadi sangat krusial.
PLN telah meluncurkan program pelatihan yang dirancang khusus untuk membekali petugas dengan keterampilan mental dan fisik yang diperlukan. Program ini diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental yang kuat.
Program Latihan Dasar (Latsar) untuk Petugas Yantek
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo, Usman Bangun, menjelaskan bahwa program ini disebut Latihan Dasar (Latsar) Mental dan Fisik. Pelatihan ini diadakan bekerja sama dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tahuna. Dengan fokus pada disiplin, fisik, dan mental, program ini bertujuan untuk mempersiapkan petugas dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
- Disiplin sebagai landasan operasional
- Peningkatan fisik untuk ketahanan kerja
- Persiapan mental menghadapi tekanan
- Kekompakan tim dalam pelayanan
- Keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
Membangun Karakter Melalui Pelatihan
Usman menekankan bahwa penguatan mental dan fisik dalam program Kampus Yantek ini bukan hanya sekadar latihan, tetapi juga merupakan langkah awal dalam menerapkan nilai-nilai disiplin dalam aktivitas sehari-hari. Petugas Yantek, yang merupakan wajah PLN, harus mampu berinteraksi dengan masyarakat dengan baik dan profesional.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap petugas tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga berjiwa tangguh dan responsif,” ujar Usman. Hal ini sangat penting untuk menciptakan layanan yang optimal bagi pelanggan, terutama dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.
Peran TNI dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Kerja sama dengan TNI Angkatan Laut tidak hanya memberikan pelatihan fisik, tetapi juga menciptakan sinergi antara dua institusi yang berbeda. Komandan Lanal Tahuna, Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, juga menyatakan apresiasinya terhadap dedikasi peserta selama pelatihan. Dia berharap bahwa pembekalan kedisiplinan dan ketahanan mental ini akan menjadi aset berharga bagi petugas PLN dalam menjalankan tugas mereka.
“Melihat semangat para peserta, kami bangga atas dedikasi mereka selama mengikuti pelatihan ini. Semoga nilai-nilai yang ditanamkan selama proses ini dapat diterapkan dalam tugas sehari-hari,” jelas Kolonel Hadi.
Komitmen PLN untuk Wilayah 3T
Dengan penutupan Latsar Batch 1, PLN UP3 Tahuna dan PLN UID Suluttenggo menegaskan komitmen mereka untuk menciptakan petugas Pelayanan Teknik yang andal dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. Program ini diharapkan dapat memperkuat posisi PLN sebagai penyedia layanan listrik yang berkomitmen terhadap kualitas dan profesionalisme.
Manajer PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, juga menekankan bahwa meskipun rangkaian Latsar telah ditutup, proses belajar sesungguhnya baru dimulai. “Di lapangan, hasil dari pembentukan karakter ini akan diuji. Disiplin, ketangguhan, dan semangat kolaborasi harus tercermin dalam kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” ungkap Eko.
Menghadapi Tantangan di Masa Depan
Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus melakukan pelatihan dan pengembangan bagi petugas di wilayah 3T. Hal ini penting untuk menghadapi tantangan yang akan datang, terutama dalam hal peningkatan infrastruktur dan pelayanan. Dengan pelatihan yang tepat, diharapkan petugas dapat memberikan solusi yang efektif dan efisien bagi masyarakat.
“Kami percaya bahwa setiap pelatihan yang diberikan akan menghasilkan tenaga kerja yang tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan pelayanan yang tinggi,” tambah Usman.
Kesimpulan
Kolaborasi antara PLN dan TNI Angkatan Laut dalam meningkatkan profesionalisme petugas di wilayah 3T Sulut merupakan langkah strategis untuk mengatasi tantangan pelayanan publik. Dengan program pelatihan yang berfokus pada keterampilan mental dan fisik, PLN berupaya memastikan bahwa petugas mereka tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan di lapangan. Melalui pembekalan ini, harapannya adalah terciptanya kualitas pelayanan yang lebih baik dan kepuasan pelanggan yang optimal.
➡️ Baca Juga: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Telah Meninggal Dunia, Peringatan Bagi Kita Semua
➡️ Baca Juga: TWICE Tanpa Kehadiran Dahyun dan Chaeyoung di Tur 2026, Simak Alasan di Baliknya



